Breaking News:

Ingin Tuntaskan Masalah Banjir, Pemkot Serang Ngaku Punya Program Khusus dengan TNI

Pemerintah Kota Serang mengaku berkomitmen dalam mempercepat realisasi normalisasi sungai Citalang, agar terbebas dari banjir.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Mildaniati/TribunBanten.com
Wali Kota Serang Syafrudin (kanan) didampingi Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuluddin. Pemerintah Kota Serang mengaku berkomitmen dalam mempercepat realisasi normalisasi sungai Citalang, agar terbebas dari banjir. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengaku berkomitmen dalam mempercepat realisasi normalisasi sungai Citalang, agar terbebas dari banjir.

Bahkan, Pemkot Serang melakukan kerjasama dengan TNI dalam program TNI manunggal masuk desa (TMMD).

Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Serang, Syafrudin.

Baca juga: Banjir di Kota Serang Masih Jadi Pekerjaan Rumah, DPUPR: Solusinya ya Ditertibkan

"Kami punya program dengan TNI TMDD, dalam melakukan normalisasi sungai nanti," kata Syafrudin, Rabu (7/12/2022).

Ia juga berharap, dengan adanya program TNI TMDD ini, masalah banjir bisa segera selesai.

Selain itu, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai mulai dari hulu sampai hilir.

Menurutnya, ada lima titik yang krusial dan harus segera ditangani.

Di antaranya yakni Ranau Estet, Widya Asri, Gedong Kaloran, Kaujon Singandaru, dan Padma Raya.

"Lima titik ini yang harus segera kita selesai sebelum akhir tahun 2022," katanya.

Dan dari kelima titik ini ditemukan bangunan berdiri di aliran sungai Citalang, yang nantinya akan segera dilakukan eksekusi.

Meski, dalam kewenangannya hal ini ada di pemerintah pusat dan provinsi Banten, akan tetapi, kata Syafrudin, banjir telah mengakibatkan adanya korban, yaitu masyarakat Kota Serang.

Oleh karena itu, katanya, Pemkot punya inisiatif, untuk mengerjakan kewengan provinsi dan pusat ini.

"Yang mengerjakan Pemkot Serang," katanya.

Syafrudin juga mengatakan, dalam artian, prosedurnya harus dapat ditempuh melalui Izin pengerjaan normalisasi kali Citalang.

Baca juga: UMK Kota Serang Tahun 2023 Naik Jadi Rp 4 Juta, Berikut Penjelasan Wali Kota Syafrudin

"Hasilnya dari mulai hari ini akan dieksekusi, karena dari rapat-rapat yang telah kita lakukan, sudah dapat ditemukan titik-titik yang menjadi penyebab banjir," katanya.

Menurutnya, beberapa penyebab banjir di antaranya, bangunan liar dan tumpukan sampah.

"Oleh karena itu kami akan bergerak bagaimana caranya agar aliran sungai Citalang ini berjalan lancar," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved