Breaking News:

CATAT, Ini 6 Cara Membedakan Lowongan Kerja Palsu, Nomor 3 Bikin Tergiur

Agar terhindar dari lowongan kerja palsu, para pencari kerja perlu mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu yang beredar di internet.

Editor: Abdul Rosid
Grid oto
Ciri-ciri lowongan kerja palsu yang beredar di internet. 

TRIBUNBANTEN.COM - Perkembangan zaman membuat arus informasi semakin cepat, termasuk informasi lowongan kerja yang tersebar di media sosial atau website.

Informasi lowongan kerja atau loker yang bereliweran membawa dampak positif kepada masyarakat.

Namun, dibalik itu semua mudahnya informasi loker kerap dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggungjawab dengan menebar info loker-palsu' title=' loker palsu'> loker palsu.

Managing Director JobStreet Indonesia Varun Mehta mengatakan, fenomena lowongan keja palsu ini terjadi karena banyak pihak tak bertanggung jawab yang menyalahgunakan nama besar dari perusahaan dengan tujuan menjebak orang-orang yang sedang mencari pekerjaan.

Baca juga: Lowongan Kerja Wilmar Group Periode Desember 2022, Dibuka untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Syaratnya

Biasanya, cara yang digunakan oleh pembuat lowongan kerja palsu adalah menggunakan informasi palsu dari sebuah perusahaan besar atau menciptakan perusahaan fiktif.

Agar terhindar dari lowongan kerja palsu, para pencari kerja perlu mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu yang beredar di internet.

Lantas, seperti apa ciri-ciri lowongan kerja palsu?

1. Pekerjaan yang ditawarkan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan

Lowongan kerja palsu kerap mengimingi calon korbannya dengan gaji yang besar untuk tanggung jawab pekerjaan yang ringan.

Pasalnya, memiliki gaji besar dan pekerjaan yang mudah tentu menjadi impian semua orang.

Dengan menawarkan hal ini, para penipu menjebak para korban yang berharap bisa mendapatkan uang dengan pekerjaan yang mudah.

Meski, biasanya di awal tindak penipuan ini penipu akan meminta sejumlah uang kepada korban.

Baca juga: Lowongan Kerja PT Forisa Desember 2022 untuk Lulusan D3-S1, Simak Posisi yang Dibuka dan Syaratnya

Umumnya, para korban yang terjebak merupakan pencari kerja yang mencari pekerjaan paruh waktu atau belum memiliki pengalaman kerja yang mumpuni atau bahkan masih baru lulus sekolah.

Untuk itu, jika lowongan kerja yang ditawarkan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan lebih baik lupakan saja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved