Breaking News:

Jelang Nataru 2023, Harga Bumbu Dapur Alami Kenaikan di Pasar Badak Pandeglang

Harga sejumlah bumbu dapur mengalami kenaikan di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang.

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Nurandi/TribunBanten.com
Harga sejumlah bumbu dapur mengalami kenaikan di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG- Harga sejumlah bumbu dapur mengalami kenaikan di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang.

Kanaikan harga bumbu dapur di Pasar Badak Pandeglang mulai dari cabai hingga tomat.

Harga bumbu dapur yang alami kenaikan di Pasar Badak, Pandeglang disinyalir karena permintaan yang tinggi.

Baca juga: Jelang Nataru, Harga Bahan Pangan mulai Naik, Satgas Pangan Polres Tangsel Lakukan Monitor

Hal itu mengakibatkan beberapa stok barang terbatas dan mengalami kenaikan.

Salah seorang pedagang di Pasar Badak Pandeglang, Yandi, mengatakan, selain karena stok yang terbatas permintaan yang tinggi disebabkan juga karena jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Beberapa stok barang aman sayuran lainnya, tetapi untuk cabai merah, cabai keriting, cabai oranye dan tomat mengalami kenaikan," katanya saat berada di Pasar Badak Pandeglang, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Jelang Nataru 2023, Harga Beras di Pasar Ciputat Tembus Rp 10 Ribu, Pedagang: Kualitasnya Turun

Dirinya menyebutkan omzet pendapatan sedikit menurun dari biasanya, imbas dari kenaikan harga cabai dan tomat yang naik.

"Pembeli juga mengurangi pembelianya, kenaikan dimulai pada hari senin, berakibat pada omzet yang turun," ujarnya.

Yandi yang biasanya mendapatkan omzet Rp500 ribu hingga Rp700 ribu, dari penjualan cabai untuk bulan Desember dirinya haru gigit jari.

Saat ini harga cabai di Pasar Badak Pandeglang, diantaranya cabai merah keriting sebelumnya dijual Rp25 ribu kini menjadi Rp60 ribu perkilogram, cabai oranye dari Rp 20 ribu kini dijual dengan harga Rp 60 ribu perkilogram, Tomat yang sebelumnya dijual Rp8 ribu kini dijual dengan harga Rp 20 ribu perkilogram dan telor yang semula harganya Rp25 ribu menjadi Rp31 ribu perkilogram.

Baca juga: Sepekan Lebih Harga Telur Ayam di Kota Serang Alami Kenaikan, Sekarang Rp31 Ribu per Kilogram

Penurunan omzet juga dirasakan oleh Aas Sulastri pedagang cabai, dirinya mengungkapkan bahwa kenaikan tersebut dimulai pada Senin (5/12/2022) lalu.

"Kalo di bilang terdampak, pasti terdampak. Karena biasa konsumen beli 2 kilogram hingga 3 kilogram saat ini hanya 1 kilogram," katanya.

Dirinya menambahkan semoga harga-harga sejumlah bahan pokok segera stabil karena kenaikan yang terjadi, dipicu stok yang terbatas dan permintaan yang tinggi.

"Harapanya semoga segera stabil, dari petani juga stok barang banyak, apalagi ini jelang libur akhir tahun baru," ujarnya.

Pedagang berharap harga sejumlah menjelang penutupan akhir segera stabil, dan pendapatannya naik kembali.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved