Breaking News:

'Nyanyi' Usai Ditangkap, Komplotan Curanmor di Jakarta-Banten Terungkap: Beraksi Lebih dari 100 Kali

Jajaran Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Editor: Glery Lazuardi
Ist
Ilustrasi pencurian sepeda motor. Jajaran Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Sebanyak 10 orang anggota komplotan curanmor ditangkap. Mereka telah beraksi lebih dari 100 kali. 

TRIBUNBANTEN.COM - Jajaran Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Sebanyak 10 orang anggota komplotan curanmor ditangkap. Mereka telah beraksi lebih dari 100 kali.

Upaya pengungkapan kasus itu berawal dari dua orang pelaku, A dan AW yang ditangkap di Jalan Raya Boulevard Gading Serpong.

Setelah ditangkap A dan AW 'bernyanyi' sehingga aparat kepolisian mampu menangkap delapan orang lainnya.

Baca juga: 10 Komplotan Curanmor di Tangerang Selatan Ditangkap Polisi, Sudah 100 Kali Lebih Beraksi

Berdasarkan keterangan dari pelaku A dan AW, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap pelaku lain berinisial RNR, O, AS, IS, dan J yang juga pelaku curanmor di daerah Muncang Lebak, Banten.

Dari penangkapan tersebut, polisi kembali mengembangkan penyelidikan dan menangkap pelaku berinisial RMY dan MF di daerah Angke, Jakarta Barat.

Dari tangan pelaku RMY, diamankan barang bukti kunci leter T dan empat buah mata kunci.

"Dari keterangan para pelaku bahwa para pelaku sudah beroperasi lebih dari 100 kali di wilayah DKI Jakarta dan daerah Banten," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu saat konferensi pers di kantornya, Senin (19/12/2022).

Selanjutnya, polisi kembali melakukan pengembangan dan memburu penadah berinisial W serta memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari pengejaran tersebut, polisi menangkap seorang penadah berinisial DR.

Baca juga: Berbekal Kunci Letter T, Pelaku Curanmor Gondol Motor Honda CRF 150L di Tangerang Selatan

Dari tangan kesepuluh pelaku, polisi menyita 20 unit motor berbagai merek, kunci kontak motor merek Honda warna hitam, satu buah kunci leter T berikut empat buah mata kunci yang dililit lakban warna hitam, dan tiga bilah golok.

Para pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman kurungan penjara paling lama tujuh tahun, juncto Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 karena kedapatan membawa sajam yang tidak dilengkapi dengan surat sah dengan ancaman kurungan paling lama 10 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beraksi Lebih dari 100 Kali, Komplotan Pencuri Motor di Jakarta-Banten Ditangkap"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved