Breaking News:

Tiga Kecamatan di Pandeglang Dilanda Banjir, Warga Belum Tersentuh Bantuan

Sejumlah warga terdampak banjir di Pandeglang, Banten belum menerima bantuan. 728 rumah terdampak banjir di tiga kecamatan.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Dok. BPBD Pandeglang
Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Senin (26/12/2022). Sejumlah warga terdampak banjir di Pandeglang, Banten belum menerima bantuan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mencatat 728 rumah terdampak banjir di tiga kecamatan. Tiga kecamatan terdampak banjir itu, yaitu Kecamatan Patia, Kecamatan Cisata, dan Kecamatan Sobang. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sejumlah warga terdampak banjir di Pandeglang, Banten belum menerima bantuan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran ( BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mencatat 728 rumah terdampak banjir di tiga kecamatan.

Tiga kecamatan terdampak banjir itu, yaitu Kecamatan Patia, Kecamatan Cisata, dan Kecamatan Sobang.

Baca juga: Tiga Kecamatan di Kabupaten Pandeglang Diserang Banjir, BPBD: Tim Reaksi Cepat Sudah Turun!

Sekretaris Dinas (Sekdis) BPBD Pandeglang, Rahmat Zultika, mengatakan, banjir di Pandeglang adalah banjir-musiman' title=' banjir musiman'> banjir musiman sehingga warga memilih bertahan di rumah.

"Biasanya mereka tetap tinggal di rumah, atau ke rumah saudara," kata dia saat dihubungi Tribun Banten.com, Selasa (27/12/2022).

Dia mengungkapkan banjir disebabkan luapan tiga sungai yakni, sungai Cilemer, Kecamatan Patia, Sungai Cilatak, Kecamatan Sobang dan sungai Cilempang, Kecamatan Cisata.

Saat ini Kecamatan Cisata menjadi daerah terparah terendam banjir, warga juga membutuhkan bantuan, akibat aktivitas yang lumpuh akibat rumah terendam.

Untuk tempat mengungsi, kata dia, masyarakat terbiasa mengungsi sementara ke masjid di wilayah itu.

"Jadi ke Masjid terdekat seperti tahun-tahun sebelumnya," ujarnya..

Rahmat melanjutkan untuk bantuan obat-obatan, hal tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan untuk bantuan logistik akan dikordinasikan ke Dinas Sosial.

"Kalau obat-obatan, harus koordinasi antara aparat setempat dengam Dinkes. Terkait bantuan logistik darurat akan bersama sama diberikan dari Dinsos dan BPBD," lanjutnya.

Baca juga: BANJIR di Kabupaten Pandeglang Meluas, Kini Melanda 3 Kecamatan: Ratusan Rumah Terendam!

Untuk kondisi terkini banjir di wilayah Kecamatan Cisata sudah surut, tetapi jika hujan terjadi lagi, diprediksi wilayah tersebut akan terendam banjir kembali.

Terkait bantuan warga, BPBD Pandeglang sebelumnya sudah melakukan peninjauan lapangan di tiga kecamatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Pandeglang, Lilis Sulistuati mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan alat sudah disiapkan tetapi untuk permohonan bantuan belum adari para korban.

"Untuk bantuan baik sembako maupun alat belum kita turun kan, karena warga terdampak banjir masih bisa mandiri," katanya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Dirinya menanambahkan karena para korban banjir masih bisa mandiri. Namun untuk alat telah disiapkan untuk membantu korban.

"Untuk alat sudah kami siapkan, seperti perahu karet sudah standby, untuk membantu para korban banjir," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved