Breaking News:

Ada 3 Sistem Pendeteksi Bahaya di Pantai Kabupaten Serang, Hanya 1 yang Berfungsi

Dari tiga alat peringatan dini (Early Warning System) pendeteksi bahaya di sepanjang pesisir Anyer, Kabupaten Serang, hanya satu yang hidup.

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana saat menjelaskan maping jalur evakuasi di Anyer dan Cinangka pada Kapolda Banten dan jajarannya di hotel Mandalika, Rabu (28/12/2022).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN SERANG - Dari tiga alat peringatan dini (Early Warning System) pendeteksi bahaya di sepanjang pesisir Anyer, Kabupaten Serang, hanya satu yang hidup di sekitar hotel Mambruk. 

Sementara, dua alat lainnya tidak berfungsi yang terpasang di Marbella dan Pasawuran. 

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma menyampaikan, pada tanggal 26 Desember 2022, alat pemdeteksi bahaya masih dalam proses perbaikan. 

 

 

Diperkirakan, perbaikan dilakukan sampai 2 hari ke depan. 

"Yang perlu saya tekankan adalah tanggal 26 Desember itu di Marbella dan di Pasawuran alatnya dalam proses perbaikan," ujar Nana saat memaparkan maping jalur evakuasi, di depan Kapolda Banten dan jajarannya di hotel Mandalika Anher, Rabu (28/12/2022). 

"Yang berfungsi di hotel mambruk, 2 tidak jalan saat ini sedang dalam proses perbaikan dan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), InsyaAllah 2 sampai 3 hari sudah bisa," kata Nana.

Sistem peringatan dini, adalah sebuah sistem peringatan yang dapat diterapkan sebagai sebuah rantai sistem komunikasi informasi, serta terdiri dari sensor, deteksi kejadian, dan subsistem pemberi keputusan untuk identifikasi awal munculnya bahaya. 

"Early warning system yang 3 ini akan mengujikan semua alarm serta kentongan yang ada di sekitar itu sudah menjadi sistem ketika early warning system bunyi mereka langsung pukul kentongan sirine dan lain sebagainya mudah-mudahan 2 sampai 3 hari selesai," kata Nana. 

"Jumlahnya ada 3 itu yang kokoh, 3 itu bisa berkembang ke seluruh bunyi-bunyian yang ada di sepanjang jalur pantai yang bisa kita gunakan apabila terjadi insiden," tambahnya. 

Nana mengatakan, BMKG akan terus memberikan informasi dan melalui BPBD, dan pihaknya akan meluruskan ke masyarakat berkaitan dengan situasi dan kondisi. 

"Cuaca hari ini kawasan wisata di Anyer relatif normal dan bisa dikunjungi wisatawan, hanya tetap waspada saja," jelasnya. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved