Breaking News:

BPBD Lebak Ingatkan Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi Hingga Februari 2023

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak kembali menetapkan status siaga darurat bencana Hidrometeorologi hingga bulan Februari 2023.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama. Ia meminta warga Kabupaten Lebak tetap berhati-hati dalam kondisi cuaca ekstrem. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Setelah menetapkan siaga darurat bencana hingga Februari 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Lebak kembali menetapkan status siaga darurat bencana Hidrometeorologi.

Bencana Hidrometeorologi terjadi, akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi hingga bulan Februari 2023.

Dengan adanya bencana Hidrometeorologi, bisa menyebabkan bencana angin kencang, banjir, dan longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan, warga harus tetap berhati-hati khususnya di seluruh wilayah Lebak.

"Tentunya warga Lebak tetap waspada adanya bencana ini, dalam mengantisipasi segala hal yang tidak diinginkan," katanya saat berada di kantornya, Jumat (30/12/2022).

Dirinya menyebutkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa wilayah Banten akan terus diguyur hujan, hingga bulan Februari 2023.

"Kami mengimbau kepada warga Lebak untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi, yakni angin kencang dan longsor, serta bencana lainnya," ujarnya.

Baca juga: MELUAP! BPBD Lebak Sebut Sungai Ciujung Siaga 1

Pantauan TribunBanten.com, saat ini wilayah Kabupaten Lebak tepatnya di Kecamatan Rangkasbitung dan Kecamatan Kalanganyar, terdapat rumah warga terdampak bencana banjir yang diakibatkan luapan Sungai Ciujung.

Selain itu, bencana tanah longsor dan tanah amblas juga sudah terjadi, dan mengakibatkan akses jalan terputus.

Begitu juga dengan angin kencang, yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak akibat hempasan angin.

Febby mengingatkan kepada warga, agar mewaspadai akan terjadinya potensi ketiga bencana tersebut.

"Tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang."

"Selain itu warga agar melakukan perawatan pada saluran irigasi dalam mencegah banjir," katanya.

Dirinya menambahkan, dengan adanya antisipasi melalui perawatan, dapat mencegah bencana yang terjadi.

"Dengan adanya perawatan dan menjaga lingkungan dapat mencegah terjadinya bencana sedini mungkin," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved