Breaking News:

Dikabarkan akan Merapat ke PPP, Sandiaga Uno Ngaku Masih Kader Gerindra

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno buka suara soal isu dirinya gabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Editor: Ahmad Haris
Tribun Jakarta/Istimewa
Sandiaga Uno saat bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto Rumah Kertanegara Jakarta Selatan, Minggu (10/7/2022). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu buka suara soal isu dirinya gabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).  

TRIBUNBANTEN.COM - Sandiaga Uno angkat bicara soal isu dirinya gabung dengan Partai Persatuan Pembangunan ( PPP). 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengaku masih menjadi kader Partai Gerindra hingga hari ini.

Seperti diketahui, Sandiga Uno merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra

Sandi menyatakan dirinya patuh terhadap keputusan partai dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto

"Tahapan Pilpres 2024 sudah dimulai, dinamika politik memang sudah sangat terasa," ujar Sandiaga Uno, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/12/2022). 

"Namun, hingga saat ini, saya masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra," kata Sandi.

Sebelumnya kabar terkait dirinya akan bergabung di PPP disampaikan oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

Sandi pun menilai, pemicu isu itu beredar lantaran dirinya sering mengikuti kegiatan PPP

Adapun biasanya Sandi diundang oleh PPP sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

"Mungkin hal ini yang memicu adanya isu yang menyebutkan saya akan meninggalkan Partai Gerindra, karena seringnya ikut dalam kegiatan PPP," ujar Sandi. 

Lanjut Sandi mengatakan, hingga saat ini ia terus tegak lurus dan selalu mengingat amanah dari Prabowo. 

Dirinya diamanahi untuk harus terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan fokus terhadap pemulihan ekonomi bangsa lewat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia menjelaskan, hal terpenting yang dibutuhkan sekarang adalah ketahanan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

"Hal tersebut yang perlu digarisbawahi, mengingat banyak saudara kita yang kini masih hidup dalam keterbatasan."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved