Breaking News:

Jumlah Pemilih Terbanyak, Peran Perempuan dalam Pemilihan 2024 Semakin Berpengaruh

Direktur Eksekutif Warna Institute, Kristin Ervina, mengatakan perempuan akan menentukan partai politik serta calon presiden dan calon wakil presiden

Editor: Glery Lazuardi
bangka.tribunnews.com
Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) 

TRIBUNBANTEN.COM - Direktur Eksekutif Warna Institute, Kristin Ervina, mengatakan perempuan akan menentukan partai politik serta calon presiden dan calon wakil presiden yang akan
memenangi Pemilu 2024 .

"Kaum perempuan merupakan kaum paling merasakan turun naik keadaan ekonomi rumah tangga. Perempuan kepala keluarga atau perempuan menjadi tulang punggung keluarga perlahan mulai bangkit membantu perekonomian keluarga," ujarnya dalam keterangannya pada Selasa (10/1/2023).

Baca juga: Tekad Megawati di Pemilu 2024, Bawa PDIP Menangkan Pileg dan Cetak Hattrick untuk Pilpres

Untuk kriteria calon yang akan dipilih kaum perempuan, kata dia, presiden yang diinginkan oleh kaum perempuan adalah  tokoh yang mampu dan sudah punya pengalaman mengelola perekonomian nasional.

"Mereka beralasan agar dapur mereka terus ngebul dan pendapatan keluarga bisa bertambah," ujarnya.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Esa Unggul, Syurya M. Nur mengatakan pilihan kaum perempuan terhadap Pilpres 2024 sangat mempengaruhi beberapa tokoh.

Menurut dia, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ganjar Pranowo , Airlangga Hartarto, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto memiliki peluang sebagai Capres 2024.

Dia menilai meskipun Puan Maharani dipilih kaum wanita, tetapi peluang sangat kecil daripada Ganjar Pranowo.

"PDI harus memutuskan Ganjar ketimbang Puan Maharani di Pilpres 2024," kata Syurya.

Adapun pengamat politik dari FISIP Universitas Al  Azhar Indonesia (UAI) Heri Herdiawanto mengatakan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berpeluang dipilih kaum perempuan.

"Peluang Airlangga untuk menggaet suara kaum perempuan di Pilpres 2024 sangat besar," tambahnya.

Baca juga: NasDem: Dua Parpol Bakal Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 Akhir Januari 2023

Untuk diketahui, Warna Institute menggelar survei terkait preferensi kaum perempuan terhadap pilihan parpol dan tokoh sebagai Capres.

Survei ini mengambil sample 2260 kaum perempuan yang sudah memiliki hak pilih atau sudah berusia 17 tahun di 420 Kab/Kota di Indonesia. Survei ini dimulai sejak tanggal 4-17  Desember 2022.

Pengambilan sample mengunakan Metode multistage random sampling dan Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan Margin of Error +/- 2,1 %.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved