Breaking News:

Badai PHK Industri Kabupaten Serang, Disnaker Sebut Kenaikan UMK 2023 Jadi Penyebab

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, sebut banyak perusahaan yang keluhkan adanya kenaikan UMK 2023.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Disnakertrans Kabupaten Serang Iwan Setiawan, mengatakan sudah banyak perusahaan yang mengeluhkan terkait penerapan UMK 2023. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, sebut banyak perusahaan yang keluhkan adanya kenaikan UMK 2023.

Hal ini juga yang disebut melatar belakangi banyaknya, pemutusan hubungan kerja ( PHK) di Kabupaten Serang.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Disnakertrans Kabupaten Serang Iwan Setiawan, mengatakan sudah banyak perusahaan yang mengeluhkan terkait penerapan UMK 2023.

"Sudah banyak yang mengeluhkan, mungkin bisa saja ada beberapa perusahaan yang tidak mampu maka solusinya ya begitu di PHK," katanya di kantornya, Kamis (12/1/2023).

Baca juga: Badai PHK Melanda Banten, 880 Karyawan di Dua Perusahaan Dipecat

Fenomena itu dijadikan bukti kondisi keuangan perusahaan uang sedang terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19 hingga resesi global.

"Jelas ini ada kaitannya juga dengan kenaikan UMK, karena tinggi kenaikannya hampir Rp4,5 juta," katanya.

Iwan juga mengatakan, untuk kedepannya memang diharapakan harus lebih berhati-hati lagi dalam menerapkan kebijakan yang mana memang harus dilihat terlebih dahulu kondisi saat ini.

"Kedepannya juga kita harus hati-hati jangan terlalu tinggi-tinggi menaikan UMK," katanya.

Pihaknya juga mengaku belum dapat memastikan berapa jumlah perusahaan yang nantinya akan juga turut melakukan PHK. Karena sejauh ini belum ada data real yang diterima oleh Disnakertrans.

Karena, kata Iwan penerapan UMK 2023 juga baru akan berjalan di bulan Februari mendatang.

"Kalau sekarang sih belum tahu, mereka (pengusaha) baru curhat saja terkait UMK, mereka was-was takutnya tidak bisa membayar sesuai UMK ditambah lagi sedang ada krisis global," katanya.

Sebelumnya, upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2023 Provinsi Banten telah diumumkan pada hari ini, Rabu (7/12/2022).

Dengan rincian sebagai berikut :

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved