Promosikan Obat Diet Berbahaya, Richard Lee Sindir Amanda Manopo dan Sandra Dewi
Promosi obat diet berbahaya yang dilakukan oleh Amanda Manopo dan Sandra Dewi mendapat sindiran dari Dokter Richard Lee
TRIBUNBANTEN.COM - Amanda Manopo dan Sandra Dewi kedapatan mempromosikan obat diet berbahaya keluaran Fast Natural Herbal.
Promosi obat diet berbahaya yang dilakukan oleh Amanda Manopo dan Sandra Dewi mendapat sindiran dari Dokter Richard Lee.
Dokter Richard Lee menyatakan bahwa obat herbal yang dipromosikan oleh artis Amanda Manopo dan Sandra Dewi sangat berbahaya.
Baca juga: Cara Meracik Madu Bawang Jahe dan Susu Kunyit jadi Obat Herbal Penurun Demam dan Batuk-Pilek Anak
Pernyataan berbahaya didapat dari hasil lab yang menyatakan terdapat zat sibutramin di dalam obat pelangsing tersebut.
"Dari hasil lab, diduga mengandung sibutramin," kata Richard Lee di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/1/2023).
Zat sibutramin yang terkandung dalam obat pelangsing tersebut nyatanya masuk dalam produk kimia yang dilarang BPOM sejak 2010 silam.
Sebab kandungan zat sibutramin akan berdampak pada penyakit serius bagi penggunanya.
"Sudah dilarang BPOM sejak 2010," kata Richard Lee.
"Bisa buat jantung berdebar-debar, pusing. Bahkan bisa memicu stroke dan gagal ginjal," lanjutnya.
Atas kejadian tersebut, Richard Lee berharap Amanda Manopo dan Sandra Dewi bisa menyaring serta mengetahui tentang produk kesehatan yang akan dipromosikan.
"Penting untuk para artis mengecek benar-benar produk yang mereka promosikan. Kan apa yang mereka sarankan bisa membantu atau malah membahayakan orang," katanya.
Baca juga: Mabes Polri Terima Laporan Soal Kasus Dokter Richard Lee, Penggiat Debus Banten: Alhamdulilah
Richard Lee juga menunggu tanggapan Stevi Agnecya selaku pemilik produk Fast Natural Herbal.
"Mudah-mudahan mau jawab pertanyaan saya," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Richard Lee Sentil Sederet Artis yang Promosikan Obat Diet Berbahaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Laporan-Penggiat-Debus-Bantenb-Dokter-Richard-Lee.jpg)