Breaking News:

PHK Sepihak Karyawan Produsen Sepatu Merek Dunia di Serang, Wakil Bupati Panggil Perusahaan

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, akan meminta klarifikasi PT Nikomas Gemilang soal PHK sepihak karyawan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa. Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, akan meminta klarifikasi PT Nikomas Gemilang soal PHK sepihak karyawan. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, akan meminta klarifikasi PT Nikomas Gemilang soal PHK sepihak karyawan.

"Tak boleh PHK sepihak, nanti saya minta klarifikasi kenapa dilakukan PHK sepihak," kata dia, saat ditemui di Pendopo Bupati Serang, Kamis (19/1/2023).

Sejauh ini, dia mengaku belum mengetahui alasan yang pasti mengapa dilakukan PHK sepihak. Untuk itu, kata dia, perlu diklarifikasi lebih lanjut.

"Belum tahu alasannya, karena belum ada komunikasi, nanti kita coba lakukan klarifikasi," katanya.

Baca juga: Disebut Sepihak, Hasil Penentuan PHK Karyawan PT Nikomas Gemilang Bakal Rabu Ini

Menyikapi PHK massal itu, Pemkab Serang telah menyiapkan pelatihan-pelatihan keterampilan.

Hal itu untuk memberikan ruang kepada karyawan yang terkena PHK agar mereka melakukan kegiatan usaha.

Selain itu pihaknya juga tidak berharap semua masyarakatnya bekerja di pabrik.

Maka dari itu pihaknya mendorong karyawan untuk menjadi pengusah dan mengembangkan bisnis di kampung halamannya.

"Kita juga tidak berharap semua menjadi karyawan, makanya kita dorong untuk menjadi wirausaha," katanya.

Jelasnya, gelombang PHK saat ini memang tidak bisa dicegah karena perusahaan-perusahaan kesulitan dalam menjual produk-produknya.

Sebab saat ini terjadi krisis global, semua negara memproteksi ekonomi masing -masing.

Sehingga produk industri tidak dijual keluar sebab negara disana tidak mau beli barang dari luar.

Baca juga: Ratusan Karyawan PT Nikomas Gemilang Korban PHK Sepihak Geruduk Kantor SPN

Otomatis manajemen harus mulai rasionalisasi kepegawaian, rasionalisasi produksi, sumber daya manusia dan anggaran.

"Memang kita juga tidak bisa menyalahkan perusahaan. Karena memang kondisinya seperti saat ini," katanya.

Pihaknya juga berharap ke depan krisis ekonomi global akan membaik. Kondisi ini terutama yang dirasakan oleh industri ekspor.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved