Breaking News:

Perbandingan Biaya Haji di Indonesia vs Malaysia, Negeri Jiran Jauh Lebih Murah, Ini Rinciannya

Perbandingan biaya haji di Indonesia dengan Malaysia, Negeri Jiran jauh lebih murah.

Editor: Abdul Rosid
Kemenag RI
Perbandingan biaya haji di Indonesia dengan Malaysia, Negeri Jiran jauh lebih murah. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini perbandingan biaya haji di Indonesia dengan Malaysia, Negeri Jiran jauh lebih murah.

Untuk diketahui, Kementerian Agama ( Kemenag) RI resmi mengusulkan kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2023.

Biaya ibadah haji yang diusulkan oleh Kemenag pada tahun 2023 sebesar Rp69 juta untuk per jemaah.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan alasan kenaikan biaya ibadah haji itu karena pertimbangannya untuk memenuhi prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji.

Baca juga: Menag Yaqut Angkap Kenaikan Biaya Ibadah Haji Dianggap Paling Logis: Demi Keadilan

Penyesuaian biaya haji 2023 tersebut disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja antara Kemenag dan Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada 19 Januari lalu.

"Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp 98.893.909, ini naik sekitar Rp 514 ribu dengan komposisi bipih (biaya perjalanan ibadah haji) Rp 69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp 29.700.175 atau 30 persen," ujar Yaqut.

Dengan demikian, biaya haji yang diusulkan pemerintah tahun ini melonjak jauh dari biaya tahun lalu yang 'hanya' Rp 39,8 juta.

Yaqut menjelaskan, peningkatan biaya haji 2023 ini diambil demi menjaga keberlangsungan nilai manfaat dana haji di masa depan.

Menurutnya, pembebanan biaya haji 2023 harus mengedepankan prinsip keadilan, di mana harus menyeimbangkan besaran beban jemaah dan keberlangsungan nilai manfaat dana haji.

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menilai kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sudah memenuhi prinsip keadilan.
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menilai kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sudah memenuhi prinsip keadilan. (Warta Kota Live)

"Pembebanan BPIH harus mengedepankan prinsip istitha'ah dan likuiditas penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun berikutnya," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan kuota haji tahun 2023, yakni sebanyak 221.000 jemaah.

Kesepakatan mengenai jumlah kuota haji 1444 H/2023 ini telah ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Adapun jumlah 221.000 jemaah haji terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Perbandingan biaya haji Malaysia

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved