Breaking News:

Di Hadapan Ratusan Insan Media di Banten, Komandan Grup 1 Kopassus Bicara soal Perang Informasi

Komandan Grup (Dangrup) 1 Kopassus, Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana menyebut, bahwa saat ini peperangan yang dihadapi ialah perang informasi.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Komandan Grup 1 Kopassus Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana (baju hijau) saat menghadiri kegiatan Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) bersama dengan insan pers di Provinsi Banten, yang digelar di Zona Inspirasi Batalyon 12 Grup 1 Kopassus, Sabtu (21/1/2023) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG -Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana menyebut, bahwa saat ini peperangan yang dihadapi ialah perang informasi.

Hal tersebut dikatakannya saat menggelar kegiatan Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) bersama dengan insan pers Banten.

Menurutnya, zaman dahulu peperangan dimulai dengan pedang dan tombak.

Namun seiring perkembangan zaman, terus mengalami perubahan, hingga mulai menggunakan nuklir, alutsista, proxy war dan saat ini perang informasi.

"Saat ini terjadi perang informasi. Bahkan sekarang kita mengenal istilahnya siapapun yang menguasai informasi maka dialah yang menguasai dunia," katanya saat di di Zona Inspirasi Batalyon 12 Grup 1 Kopassus, Sabtu (21/1/2023) malam.

Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana mengatakan, kegiatan Ngopi dengan Media ini adalah salah satu cara menjalin komunikasi serta informasi yang baik.

Selain itu juga untuk menciptakan Grup 1 Kopassus yang solid secara eksternal.

Baca juga: 530 Orang Ikuti Lomba Tembak Baladika Open Champhionship 2022 di Grup 1 Kopassus Serang

“Kalau secara internal itu sudah menjadi keharusan, dan kami memerlukan solid dengan eksternal," katanya.

"Karena dengan solid, kami sudah menanamkan pondasi awal yang kuat. Sehingga pada saat bekerja tentu akan lebih optimal," katanya.

Pihaknya juga menyebutkan, insan media adalah partner penting bagi Kopassus dan TNI AD.

“Media adalah mata dan telinga perkembangan situasi terkini, yang nantinya menjadi corong informasi."

"Saya katakan bahwa media sangat memiliki peran penting,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Kopassus yang dipandang sebagai Pasukan ketiga terbaik di dunia, juga tidak terlepas dari peran media.

“Kami berterima kasih kepada media atas perannya yang luar biasa," katanya.

Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana juga mempersilahkan para insan media untuk melakukan pemberitaan, atau mengkonfirmasi peberitaan mengenai Grup 1 Kopassus.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved