Breaking News:

Jokowi Jawab Permintaan Ibunda Bharada E: Saya Tak Bisa Intervensi Hukum

Presiden Joko Widodo menjawab permintaan Ibunda Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rynecke Alma Pudihang soal keadilan untuk anaknya.

Editor: Glery Lazuardi
dokumentasi PLN
Presiden Joko Widodo. Presiden Joko Widodo menjawab permintaan Ibunda Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rynecke Alma Pudihang soal keadilan untuk anaknya. Jokowi mengaku tak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang dijalani Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo menjawab permintaan Ibunda Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rynecke Alma Pudihang soal keadilan untuk anaknya.

Jokowi mengaku tak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang dijalani Bharada E terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

"Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Bukan hanya kasus FS (Ferdy Sambo) saja. (Tapi) untuk semua kasus, tidak (bisa)," ujar Jokowi.

Baca juga: Dear Presiden Jokowi! Ibunda Bharada E Minta Keadilan Kasus Brigadir J: Tolonglah Kami

Pernyataan itu disampaikan usai peninjauan proyek sodetan Sungai Ciliwung di BBWS Ciliwung-Cisadane, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2023).

"Karena kita harus menghormati proses hukum yang ada di lembaga-lembaga negara yang sedang berjalan," lanjutnya.

Permohonan Ibu Bharada E kepada Jokowi

Ibunda Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rynecke Alma Pudihang memohon kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk keadilan anaknya.

Hal tersebut disampaikan Rynecke merespons tuntuan jaksa penuntut umum (JPU) kepada terdakwa Richard Eliezer dalam program Breaking News KOMPAS.TV, Jumat (20/1/2023).

“Saya bersama bapaknya memohon kepada Bapak Presiden, kalau boleh Bapak Presiden yang kami sangat hormati, tolonglah anak kami, kami tidak bisa berbuat apa-apa, untuk menemui Bapak Presiden kami tidak bisa,” ucap Rynecke Alma Pudihang lirih.

“Tapi, semoga Bapak Presidan bisa mendengarkan suara hati kami berdua, kami orang kecil bapak, kami melihat tidak ada keadilan bagi anak kami.”

Baca juga: Soal Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara, Kejagung: Jauh Lebih Ringan dari Ferdy Sambo

Dalam pernyataannya, Rynecke menuturkan jika Richard Eliezer dalam kasus tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat sudah berlaku jujur.

Tidak hanya itu, sambung Rynecke, Richard Eliezer juga membantu penegak hukum mengungkap terang perkara tersebut.

“Dia sudah melakukan kejujuran, dia sudah berusaha membantu dalam penyelidikan sehingga mereka tidak bekerja keras karena keterangan-keterangan yang Icad berikan, tolonglah Bapak Presiden, Bapak Kapolri, yang bisa mendengarkan suara hati kami ini,” ujar Rynecke lagi.

Ia pun mengaku merasa sangat kecewa dan terluka anaknya dituntut 12 tahun penjara oleh JPU.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved