Breaking News:

Bangbang Surono: Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Gerakan Intoleransi di Tahun Politik

Bangbang Surono meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan intoleransi di tahun politik.

Editor: Glery Lazuardi
Kolase Instagram @ndorobei.official
Ilustrasi aksi intoleran. Bangbang Surono meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan intoleransi di tahun politik. Menurut dia, lingkungan yang penuh rasa toleransi, persaudaraan dan kerjasama sangat penting dihadirkan dalam rangka mencegah tumbuhnya paham radikal intoleran. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bangbang Surono meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan intoleransi di tahun politik.

Menurut dia, lingkungan yang penuh rasa toleransi, persaudaraan dan kerjasama sangat penting dihadirkan dalam rangka mencegah tumbuhnya paham radikal intoleran.

"Meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan kewaspadaan kita dalam rangka mencegah tumbuhnya paham radikalisme , intoleransi dan terorisme," ujar pria yang juga Sekretaris Utama BNPT itu.

Baca juga: Partisipasi Politik Masyarakat di Pemilu 2024 Ditargetkan Capai 80 Persen

Dia mengajak bersama-sama menjadi pelopor perdamaian demi mencegah intoleransi.

"Yang dapat mengarah kepada tindakan radikalisme dan terorisme di dalam lingkungan," kata dia.

Pernyataan itu disampaikan dalam Dialog Kebangsaan BNPT RI bersama PT. Pegadaian bertema Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme di Hotel Savoy Homann Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (25/1/2023).

Dia mengajak PT. Pegadaian beserta anak usaha yang terafiliasi dan sumber daya manusia yang ada di dalamnya dapat berpartisipasi aktif menjadi agen kontra radikalisasi dimulai dari lingkungan kerja.

Dia menjelaskan, dialog dan silaturahmi kebangsaan merupakan salah satu upaya dalam pencegahan dengan melibatkan multi pihak, mengingat  PT. Pegadaian sebagai penyedia jasa keuangan cukup rentan terhadap kemungkinan digunakan sebagai media pencucian uang dan pendanaan terorisme.

"Agar tercipta situasi yang sehat dan bebas dari paham radikal, terutama yang mengatasnamakan perbedaan agama, suku ataupun ras," ujarnya.

Dia menjelaskan, semangat Pentahelix mendorong peran aktif seluruh elemen negeri dalam menanggulangi radikalisme terorisme dengan menyebarkan lima vaksin.

Lima vaksin adalah transformasi nilai kebangsaan, revitalisasi nilai Pancasila, moderasi dalam beragama, penguatan akar budaya bangsa serta pembangunan kesejahteraan.

"Kami yakini mampu mereduksi ancaman penyebaran paham radikal intoleran hingga radikal terorisme," kata dia.

Sementara itu, pemimpin Wilayah PT. Pegadaian Kantor Wilayah X Bandung, Muh. Ariyadi Purwanto meyakini jika kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran karyawan PT. Pegadaian khususnya untuk menjadi teladan di masyarakat guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Saya yakin semua orang mempunyai kesadaran kolektif untuk mencegah dan menjaga bangsa kita dari berbagai tindakan terorisme. Maka upaya mewujudkan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera akan dapat tercapai sebagaimana cita cita para pendiri bangsa," ungkap Ariyadi Purwanto.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved