Breaking News:

Nelayan Cilegon di Perairan Selat Sunda Diminta Jauhi Radius 5 Kilometer Gunung Anak Krakatau

Maman meminta kepada para nelayan Cilegon di perairan Selat Sunda, agar tidak mendekati sekitar Gunung Anak Krakatau

Tribunnews/Jeprima
Gunung Anak Krakatau dalam siaga level III yang hingga kini beberapa kali terus mengalami erupsi. Rabu (25/1/2023) 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Gunung Anak Krakatau dalam siaga level III yang hingga kini beberapa kali terus mengalami erupsi. Rabu (25/1/2023).

Sebagaimana dalam keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menyatakan bahwa Gunung Anak Krakatau dalam status siaga.

Masyarakat pun diimbau untuk waspada dan jangan mendekat dalam radius 5 kilometer.

Khususnya kepada nelayan di perairan Selat Sunda diimbau agar tetap waspada.

Baca juga: Waspada Semburan Lava Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai 350 Meter, PVMBG: Siaga Level III

Baca juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bau Belerang dan Abu Vulkanik Sampai ke Pesisir Pantai Carita

Menanggapi soal nelayan yang diimbau untuk menjauhi Gunung Anak KrakatauMaman Mauludin selaku Sekretaris Daerah Kota Cilegon mengingatkan masyarakatnya untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.

Khususnya kepada mereka yang bekerja sebagai nelayan yang mencari ikan di perairan Selat Sunda, untuk menjauhi radius 5 kilometer Gunung Anak Krakatau  sesuai imbauan.

"Adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau kita harus antisipasi, artinya nelayan bisa cari alur yang lain," kata Maman kepada awak media di TPSA Bagendung Kota Cilegon, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Catatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Awal 2023: Empat Kali Alami Erupsi

Gunung Anak Krakatau Erupsi pada Rabu (4/1/2023) pukul 15.09 WIB.
Gunung Anak Krakatau Erupsi pada Rabu (4/1/2023) pukul 15.09 WIB. (Tribunnews.com)

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPTD Banten Pastikan Penyebrangan di Pelabuhan Merak Berjalan Normal

Maman meminta kepada para nelayan Cilegon di perairan Selat Sunda, agar tidak mendekati sekitar Gunung Anak Krakatau.

"Nelayan tidak mendekat dulu ke sekitar gunung (GAK) karena harus dijauhi."

"Saya berpesan terhadap masyarakat dan wisatawan khususnya nelayan agak jauh-jauh," tegas Maman.

Perlu diketahui, erupsi Gunung Anak Krakatau disertai semburan lava pijar setinggi 350 meter, yang berbahaya untuk manusia jika mendekat ke arah gunung.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Kini Berstatus Siaga

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved