Breaking News:

Penculik Anak di Cilegon Ngaku Jadikan Korban Badut Jalanan, Penghasilan Rp 100 Ribu per Hari 

HI pelaku pencilkan AS (4) di bocah asal Cilegon mengaku memanfaatkan korban menjadi pengemis di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Sopian Sauri
HI sang pelaku penculikan anak di Kota Cilegon mengaku memanfaatkan korban menjadi pengemis di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - HI, sang penculik AS, bocah berusia 4 tahun asal Kota Cilegon mengaku memanfaatkan korban menjadi pengemis di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

HI mengaku, awalnya memang hanya niat untuk main silaturami ke Kota Cilegon, tidak ada niatan untuk membawa AS.

"Belum kepikiran kalau itu, hanya berkunjung main saja, enggak ada niat (menculik)," tuturnya, sambil berjalan menunduk usai press conference di Aula Polres Cilegon, Rabu (25/1/2023).

Sebelumnya, HI mengaku hanya membawa main AS ke pusat pembelanjaan Kota Cilegon untuk membawa korban jajan.

"Pas jalan-jalan ke Ramayana ngeliat mobil Arimbi langsung stop, ikut naik (korban) awalnya jalan-jalan," ujarnya.

Karena itu, ia membawanya untuk dimanfaatkan menjadi badut atau pengemis jalanan.

"Lalu dibawa ngebadut di Jakarta Selatan," ungkapnya

Dia mengaku, penghasilan mengamen bersama korban AS dalam satu hari menghasilkan 80-100 ribu.

Baca juga: Motif Penculikan Anak di Kota Cilegon: Pelaku Eksploitasi Anak untuk Mengemis di DKI

Baca juga: BREAKING NEWS Bocah Empat Tahun Korban Penculikan di Cilegon Ditemukan Usai Tiga Pekan Hilang

"Sehari dapet 80 -100 ribu," pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaku merupakan saudar tiri dari ibu korban, yang sudah lama tidak bertemu. 

Saat ini pelaku AS sudah diamankan Polres Cilegon.

Atas perbuatannya, Pelaku dikenakan Pasal 83 junctio Pasal 76F Undang-undang (UU) nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan anak atau Pasal 332 KUHP.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved