Breaking News:

Petani Jambi Gelar Aksi Jalan Kaki Menuju Istana Negera, Tuntut Presiden Selesaikan Sengketa Lahan

Puluhan petani asal Jambi menggelar aksi jalan kaki menuju Istana Negara sejak Sabtu (21/1/2023), dan hari ini, Rabu (25/1/2023) tiba di Kota Serang.

Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Puluhan petani Jambi menggelar aksi jalan kaki menuju Istana Negara Jakarta sejak Sabtu (21/1/2023). Kini sudah tiba di Kota Serang Provinsi Banten, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Puluhan petani Jambi menggelar aksi jalan kaki menuju Istana Negara.

Mereka berangkat dari Jambi sejak Sabtu (21/1/2023) sore, dengan menaiki angkutan umum menuju Pelabuhan Merak.

Selanjutnya, mereka melakukan long march menuju Jakarta.

Puluhan petani ini sudah sampai di Kota Serang, Provinsi Banten.

Pantauan TribunBanten.com di Alun-alun Barat Kota Serang, mereka juga tampak melakukan aksi dengan berorasi di dekat lampu merah, Rabu (25/1/2023).

Mereka membentangkan spanduk serta kibaran bendera merah putih yang dibawanya.

Para petani ini menggelar aksi dengan membawa tuntutan, agar Presiden Joko Widodo menyelesaikan konflik Tanah Ulayat yang diserobot PT Ricky Kurniawan Kertapersada.

Baca juga: Pick Up Pembawa 17 Petani Ditabrak Truk, 1 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nelayan Jambi Christian Napitupulu mengatakan, bahwa para petani ini menuntut keadilan.

"Karena sudah bertahun-tahun tanpa lelah berjuang menuntut hak atas tanah yang dirampas PT. Ricky Kurniawan Kertapersada,” katanya di lokasi.

Para petani ini merupakan warga Betung, Petanang dan desa Pematang Raman.

Pihaknya menyampaikan, bahwa konflik antara petani dengan PT Ricky Kurniawan Kertapersada, bermula ketika warga membakar perusahaan pada tahun 2000 silam.

"Meski sudah berlangsung lama, konflik tersebut nyatanya tidak kunjung diselesaikan pemerintah," katanya.

Disebutkan, masyarakat menilai PT Ricky Kurniawan Kertapersada bertentangan dengan hukum adat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved