Ada Perjanjian Tertulis Antara Anies & Prabowo soal Pilpres, Pengamat Bilang Begini

Pengamat Politik Arif Nurul Imam menilai, apabila apa yang diungkap oleh Sandiaga Uno benar, Anies Baswedan dapat dikatakan mengingkari janji.

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Akhdi Martin Pratama
FOTO DOK./Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengunjungi kawasan Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017) didampingi Anies Baswedan. Pengamat Politik Arif Nurul Imam menilai, apabila apa yang diungkap oleh Sandiaga Uno prihal perjanjian antara Anies dan Probowo adalah benar, maka Anies Baswedan dapat dikatakan mengingkari janji. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pengamat Politik Arif Nurul Imam buka suara, soal adanya perjanjian politik antara Anies Baswedan dengan Prabowo Subianto, saat akan maju ke Pilkada DKI 2017 lalu.

Perjanjian politik itu sempat diungkap oleh Sandiaga Uno, saat melakukan podcast dengan Akbar Faisal.

Analis Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting itu menilai, bahwa apabila apa yang diungkap oleh Sandiaga Uno benar, Anies Baswedan dapat dikatakan mengingkari janji.

"Jika itu memang ada perjanjian, maka Anies Baswedan bisa disebut ingkar janji pada Prabowo atau kacang lupa kulitnya," ujar Arif Nurul Iman kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).

Sandiaga menyebut, perjanjian yang sudah diteken itu berada di Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Menurut Arif, Anies pun terlihat sebenarnya mengetahui perjanjian yang dia sepakati itu.

Hal ini terlihat dari pernyataan Anies selama ini, yang selalu bilang tidak akan melawan promotornya Prabowo dalam kontestasi politik.

Baca juga: Akui Kantongi Perjanjian Politik Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, Dasco: Isinya Rahasia!

"Mungkin bisa dikatakan Anies lupa, bahwa Prabowo orang yang telah menjadi promotornya dalam Pilgub DKI, yang berjasa besar mengantarkan menjadi Gubernur," katanya.

Menurut Arif, Anies pun perlu hati-hati dengan diungkapnya perjanjian itu oleh Sandiaga.

Sebab publik bisa jadi akan melihatnya negatif.

"Ini tentu akan menimbulkan persepsi negatif bahwa Anies adalah orang yang ambisius mengejar kekuasaan," ujarnya.

Anies Baswedan Bungkam

Anies Baswedan tidak menjawab, saat ditanya soal perjanjian politik dengan Prabowo Subianto, saat akan maju ke Pilkada DKI 2017 lalu.

Dalam kabar yang beredar, perjanjian tersebut kabarnya berisi kesepakatan antara Prabowo Subianto dan Anies soal Pilpres.

Anies disebut-sebut tidak akan maju apabila Prabowo ikut dalam kontestasi Pilpres.

Perjanjian tersebut sempat disinggung Sandiaga Uno.

Anies sendiri tidak menjawab mengenai perjanjian tersebut, ketika ditanya wartawan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Selasa (31/1/2023).

Saat itu Anies Baswedan baru selesai menemui warga di Kota Bima.

Saat ditanya soal perjanjian dengan Prabowo, Anies yang mengenakan baju tenun Bima, hanya menebar senyuman.

Kemudian ia melayani pengunjung di bandara, yang ingin berfoto bersama.

Setelah itu, Anies Baswedan tetap tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait perjanjian tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memilih menjawab pertanyaan lain, yang dilempar lagi oleh wartawan lain.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ditanya Perjanjian dengan Prabowo Subianto Terkait Pilpres, Begini Reaksi Anies Baswedan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved