OLX PHK 300 Karyawan dan Umumkan Berakhirnya Kerja Sama dengan Para Kontributor
OLX akan fokus pada layanan inti, yakni memuaskan pelanggan melalui layanan di pasar mobil bekas.
TRIBUNBANTEN.COM - Sekitar 300 dari total 1.000 karyawan OLX Indonesia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
PHK ini terjadi akibat dampak perubahan kondisi ekonomi secara global.
Marketing Director OLX Autos Indonesia, Sandy Maulana, mengatakan secara keseluruhan OLX telah mengurangi 10 persen jumlah karyawan.
Baca juga: PayPal Pecat 2.000 Karyawan, Berikut Daftar 11 Perusahaan Lakukan PHK pada Awal 2023 dan Penyebabnya
Hal itu berdampak pada staf di seluruh negara, unit bisnis, dan fungsi pekerjaan.
Menurut Sandy, OLX akan fokus pada layanan inti, yakni memuaskan pelanggan melalui layanan di pasar mobil bekas.
"Kami pastikan perubahan ini tidak akan mengurangi layanan OLX di Indonesia," katanya, Senin (30/1/2023).
OLX Autos Indonesia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi struktur biaya sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi makro.
Meski tidak diurai secara rinci, OLX diklaim telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi tantangan ekonomi tersebut.
“Sayangnya, kini kami dengan sangat terpaksa harus melakukan langkah terakhir, yaitu mengurangi jumlah posisi di seluruh bisnis kami,” ucap Sandy.
Baca juga: Pekan Ini, Philips akan PHK 6.000 Karyawan, Kerugian Rp26 Triliun Jadi Pemicu
OLX Autos Indonesia juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan para kontributornya.
Sandy mengatakan OLX Autos Indonesia memastikan penerapan kebijakan PHK ini sejalan dengan komitmen untuk memperkuat bisnis yang berkelanjutan pada masa yang akan datang.
Menurut dia, secara umum, OLX Group memberikan jaminan untuk memperlakukan karyawan yang terdampak PHK dengan adil, layak, dan terhormat.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Pangkas Ratusan Karyawan, OLX Berencana Ubah Model Bisnis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/phk.jpg)