Wisata Banten

Berwisata ke Museum Multatuli Lebak Banten, Bisa Belajar Sejarah Kolonialisme Belanda di Indonesia

Museum Multatuli merupakan destinasi wisata sejarah di Provinsi Banten, yang terletak di Jalan Alun-Alun Timur No.8, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Museum Multatuli di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. 

TRIBUNBANTEN.COM - Destinasi wisata alam maupun buatan di Kabupaten Lebak Provinsi Banten seolah tidak pernah ada habisnya, dan selalu menarik perhatian banyak orang.

Bahkan saat ini, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, terus memoles tempat wisata yang ada, salah satunya dengan keberadaan destinasi wisata sejarah.

Salah satu wisata sejarah yang populer di Lebak, adalah Museum Multatuli.

Museum Multatuli merupakan destinasi wisata sejarah di Provinsi Banten 

Museum ini terletak di pusat kota tepatnya di Jalan Alun-Alun Timur No.8, Rangkasbitung.

Keberadaan Museum Multatuli di Rangkasbitung, merupakan museum anti kolonialisme pertama di Indonesia.

Tentu keberadaan Museum Multatuli di Lebak ini sangat dikenal dunia, dengan tokoh Multatuli atau Eduard Douwes Dekker yang menuliskan buku Max Havelaar, yang terjemahkan lebih dari 40 bahasa di dunia.

Jika berkunjung pada area dalam museum, tribuners akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia, dan perjuangan para tokoh nasional dalam mengusir penjajah.

Setiap harinya Museum Multatuli banyak dikunjungi wisatawan yang datang dari berbagai kota.

Untuk masuk ke museum, tarif tiketnya cukup murah meriah, hanya Rp 1.000 untuk pelajar, Rp 2.000 untuk dewasa atau umum, serta golongan paling tinggi yakni wisatawan mancanegara Rp 15.000 per orang.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved