Centang Biru Instagram dan Facebook Bakal Berbayar, Pemilik Akun Terverifikasi Harus Berlangganan
Pemilik akun centang biru pada aplikasi Instagram dan Facebook kini harus berlangganan untuk menikmati fitur verifikasi
TRIBUNBANTEN.COM - Pemilik akun centang biru pada aplikasi Instagram dan Facebook kini harus berlangganan untuk menikmati fitur verifikasi.
Pasalnya perusahaan teknologi Meta sedang uji coba 'langganan' centang biru.
Biaya berlangganan akun terverifikasi akan berlaku untuk Instagram dan Facebook dengan harga USD 19,99 untuk di desktop dan USD 24,99 untuk di mobile selama sebulan.
Verifikasi centang biru ini sedikit lebih mahal dibandingkan Twitter yang menetapkan biaya USD 8 untuk web, USD 11 untuk Google dan Apple.
Baca juga: WhatsApp Rilis Fitur Baru Bernama Polling, Ini Cara Menggunakannya di WAG
Baca juga: Fitur Notes Resmi Dirilis Instagram, Sebuah Fitur Baru yang Buat Pengguna Bisa Curhat Pakai Emoji
Dengan berlangganan pengguna Instagram dan Facebook akan mendapatkan lambang verifikasi atau centang biru.
Selain itu pengguna berlangganan juga akan mendapatkan peningkatan visibilitas pada platform, serta dukungan pelanggan yang diprioritaskan.
Tak hanya itu, menariknya lagi, pengguna yang berlangganan bisa mendapatkan stiker eksklusif untuk Stories dan Reels.
Baca juga: Elon Musk Luncurkan Fitur View Count, Pengguna Twitter dapat Intip Jumlah Pembaca Tweet
Kemudian pengguna juga bisa menerima 100 bintang gratis per bulan, atau mata uang digital yang dapat kamu gunakan untuk memberi tip kepada pembuat konten di Facebook.
Fitur berlangganan ini akan tersedia terlebih dahulu di Australia dan Selandia baru, dan untuk selanjutnya akan tersedia di beberapa negara.
Tidak semua pengguna bisa berlangganan, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi ketika mendaftar langganan.
Baca juga: Begini Cara Gunakan Fitur Cardless pada M-Banking BCA, Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu
Syarat tersebut antara lain seperti usia minimal 18 tahun atau lebih, mengirimkan ID pemerintah (KTP).
ID Pemerintah tersebut digunakan untuk memverifikasi nama dan foto yang pengguna miliki di Instagram dan Facebook.
Setelah mendaftar, berbagai hal yang terlebih dahulu ada pada akun pengguna tidak akan berubah.
Misalnya seperti nama profil, username, foto profil dan lain lain, jadi ID Pemerintah memang hanya digunakan untuk verifikasi.
Artikel ini telah tayang di Nextren
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-instagram.jpg)