Ketum PSSI Erick Thohir Usul Klub Terima Pengurangan Poin Jika Suporternya Rusuh
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terus berupaya agar kompetisi sepakbola Indonesia semakin baik.
TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir berupaya agar kompetisi sepakbola Indonesia semakin baik.
Bukan hanya pada pembenahan Liga, melainkan ke ranah suporter klub. Erick Thohir bahkan siap menerapkan sanksi tegas kepada suporter klub.
Setiap suporter yang membuat rusuh, dampaknya bakal ada pengurangan poin bagi klub yang mereka dukung.
Seperti diketahui, kericuhan antarsuporter masih kerap terjadi di Liga 1 2022/2023, salah satunya laga PSIS Semarang vs PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang pada 2 April lalu.
“Saya sudah bicara dengan Liga dan Exco, saya ingin mengusulkan pengurangan poin ke depan,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (19/4/2023).
“Jadi kalau ada problem lain seperti kemarin kembali kita kurangi poin saja."
"Supaya apa? Klub dan suporter merasa punya tanggung jawab yang sama. Kan kalau klubnya kurang poin, rugi,” sambungnya.
Sanksi tegas juga siap diterapkan apabila ada salah satu klub yang melakukan match fixing.
Baca juga: PSSI Kehilangan Rp 140 M Dampak Batal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tapi Timnas Aman Berkompetisi
Klub yang terbukti melakukan match fixing akan langsung didegradasi, sedangkan pelakunya seperti pemain dan wasit diganjar hukuman tak boleh berpartisipasi di dunia sepakbola di bawah naungan PSSI selain akan mendapatkan hukuman pidana.
“Jangan main match fixing, kalau match fixing langsung didegradasi saja. Kalau ada match fixing ditangkap, itu langsung degradasi dan wasit, pemain, hukum seumur hidup,” ujar Erick.
Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut mengajak para suporter untuk saling jaga, menciptakan situasi pertandingan yang kondusif tanpa adanya flare dan kericuhan.
“Pihak keamanan punya tanggung jawab, klub punya tanggung jawab, sahabat suporter harus jadi bagian. Jangan-jangan tidak semua suporter, itu kan ada oknumnya."
"Kita harus saling jaga. Kasihan loh kalau suporter sudah mati-matian membela timnya, tiba-toba ada hal-hal yang tidak diinginkan, kan kalau poinnya dikurangi,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Umum PSSI: Suporter Rusuh, Klub Terima Pengurangan Poin, Sama-sama Rugi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/laga-big-match-persib-vs-persija-di-sugbk-bobotoh.jpg)