ABG di Serang Diduga Diculik
Ibu Korban Ungkap Rekaman CCTV Gadis ABG yang Diduga Diculik di Serang, Diduga Dihipnotis
ABG berusia 16 tahun itu diduga bersama pria yang membawanya terekam dalam rekaman CCTV di Pasar Borobudur, Kota Serang
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TibunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Gadis anak baru gede (ABG) yang diduga diculik, Wulan Hijrah Ningsih, terekam dalam rekaman CCTV di Pasar Borobudur, Kota Serang.
ABG berusia 16 tahun itu diduga bersama pria yang membawanya.
Dalam rekaman CCTV yang diterima TribunBanten.com, terlihat pria tersebut mengenakan kaos kuning.
Baca juga: Ciri-ciri Perempuan ABG di Serang yang Diduga Diculik, Terakhir Kontak Berada di Pasar Borobudur
Adapun Wulan mengenakan dress pendek biru dongker selutut.
Dalam rekaman itu juga terlihat Wulan berjalan di belakang pria tersebut.
Nia Susilawati, ibunda Ningsih, mengatakan dalam rekaman CCTV itu wajah pria tidak terlihat jelas.
"Sempat terekam CCTV bahwa mereka juga pergi ke konter handphone," katanya kepada TribunBanten.com di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Jumat (2/6/2023).
Pihak keluarga sudah melaporkan dugaan kasus penculikan ini ke Polsek Cikande.
Wulan diduga menjadi korban penculikan pria yang mengaku aparat.
Pelajar kelas 3 di SMPN 1 Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang ini hilang setelah diajak pria yang mengaku bernama Yusuf itu untuk belanja, Rabu (31/5/2023).
Nia mengaku terpukul kehilangan putri bungsunya tersebut.
Dia hanya bisa berharap Wulan ditemukan selamat.
Baca juga: Foto Terakhir Wulan Hijrah Ningsih Siswi SMP di Serang Sebelum Diduga Diculik
"Saya khawatir, dari kemarin enggak bisa makan enggak bisa tidur kepikiran Wulan," ujarnya.
Menurut dia, pria dengan ciri-ciri badan kurus, kulit hitam, dan rambut cepak ngopi di warung miliknya sekitar pukul 07.00.
Dia datang sendirian dengan berjalan kaki.
"Di warung itu ada bapaknya Wulan, tapi karena bapaknya sakit, agak siangan minta diantar berobat ke pria itu," ucap Nia.
Setelah itu, pria itu kembali ke warung dan berbincang bersama Wulan.

Namun, Nia tidak mengetahui secara persisi obrolan keduanya.
Sekitar pukul 15.30, pria itu kemudian bertanya tempat penjualan baju dan meminta Wulan untuk mengantarnya.
"Waktu itu pria tersebut bilang ke saya, mau beli baju. Karena enggak tahu lokasinya, minta izin untuk diantar oleh Wulan," katanya.
Nia mengaku tak curiga sedikit pun kepada pria karena mengaku sebagai aparat yang baru pulang tugas dari Papua.
"Cuma anehnya meski kita baru kenal, tapi Wulan mau nganter pria itu beli baju sambil jalan kaki. Saya menduga bahwa ada pengaruh hipnotis," ujarnya.
Baca juga: Empat Fakta Pelajar SMP di Kabupaten Serang Diduga Diculik: Kronologi Lengkap hingga Sosok Pelaku
Nia sempat menghubungi nomor ponsel Wulan.
Anak bungsunya itu mengatakan sedang berada di Pasar Borobudur, Kota Serang.
Namun setelah waktu Isya, nomor ponsel Wulan tidak aktif.
Ibu tiga anak ini panik dan langsung mencari Wulan dan pria tersebut, tetapi belum ketemu.
Pihak keluarga pun melaporkan peristiwa ini ke Polsek Cikande, Kamis (1/6/2023).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.