Final VNL 2023

Tak Dapat Penghargaan Individu, Wilfredo Leon Tetap Disorot, Cetak Rekor Servis Ace 133 Km/Jam

Aosok pemain Polandia berkulit coklat menjadi sorotan karena penampilan impresifnya selama liga voli dunia atau VNL 2023. Dia adalah Wilfredo Leon.

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten.com/Instagram
Wilfredo Leon, Outside Hitter Polandia yang memiliki kemampuan Servis Ace berkekuatan 133 Km/jam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Ada sosok pemain Polandia berkulit coklat, yang menjadi sorotan karena penampilan impresifnya selama liga voli dunia atau FIVB Volleyball Nations League alias VNL 2023.

Dia adalah Wilfredo Leon, pemain voli Polandia berposisi Outside Hitter.

Ia menjadi salah satu pemain yang memiliki andil besar, menghantarkan Polandia ke singgasana juara VNL 2023.

Meski tidak bermain penuh saat laga final VNL 2023 melawan Amerika Serikat, pada Senin (24/7/2023), Wilfredo Leon tetap menjadi magnet bagi para voli mania. 

Baca juga: Sosok Pemain Kunci Kemenangan Polandia atas Jepang sampai Lolos ke Final VNL 2023: Welfredo Leon!

Pada babak pertama final VNL 2023 melawan AS, Leon tampak jarang mendapat umpan dari setter Polandia.

Hal ini membuat Leon jarang memperlihatkan gebukannya yang khas dan power full.

Namun, Leon tidak kehabisan akal. Ia tetap bisa menunjukan kebolehannya di hadapan para penonton, baik yang hadir langsung di arena, atau melalui layar televisi atau streaming di handphone.

Wilfredo Leon menunjukan servis ace-nya yang power full.

Terbukti, servisnya tidak mampu diterima dengan baik oleh para pemain AS, dua kali beruntun. Bahkan, dalam tayangan TV, menunjukan, kekuatan jump servis Leon berkekuatan 133 km/jam.

Hal itu merupakan rekor tersendiri, khususnya selama gelaran VNL 2023.

Baca juga: Hasil Lengkap Final VNL 2023: Polandia Juara, Amerika Runner Up, Jepang Juara 3

Alasan Wilfredo Leon Tidak Main Full di Final VNL 2023

Ada alasan tersendiri, kenapa Wilfredo Leon tidak bermain penuh, saat Polandia menang meyakinkan 3-1 atas Amerika Serikat di laga Final VNL 2023

Hal ini untuk menghilangkan anggapan, bahwa Polandia bisa juara VNL 2023, karena dibantu oleh pemain naturalisasi asal Kuba, yaitu Leon sendiri.

Pasalnya, saat tim voli putri Turki meraih juara VNL 2023 Putri, ada pemain naturalisasi asal Kuba, bernama Melissa Vargas yang bermain penuh di laga final VNL 2023 Putri melawan China.

Sontak kemenangan tim voli Turki di VNL 2023 ini, mendapat sindiran dari banyak netizen di seluruh dunia, bahwa Turki juara VNL 2023 dibantu oleh pemain Kuba.

Karena itulah, Polandia yang memiliki pemain naturalisasi asal Kuba, tidak memainkan Wilfredo Leon secara penuh, agar menghilangkan kesan bahwa Polandia bisa juara VNL 2023 karena dibantu pemain asal Kuba

Meski demikian, Wilfredo Leon tetap menjadi sorotan, karena permainan impresifnya saat bermain penuh di laga perempat final, kala Polandia mengalahkan Brasil.

Pun demikian saat Polandia mengalahkan Jepang di partai semifinal VNL 2023. Wilfredo Leon menjadi pemain kunci yang membuat Polandia lolos ke babak final VNL 2023.

Baca juga: Menang Tipis 2-3 Atas Italia, Jepang Raih Juara 3 VNL 2023, Sejarah Bagi Voli Asia

Pada laga melawan Jepang, Leon mengemas 22 poin, termasuk dua block sukses yang dia lakukan.

Leon juga menyabet sebagai MVP alias pemain terbaik pada pertandingan itu.

Salah satu momen yang paling menarik atensi ialah bagaimana Leon melepaskan servis yang memiliki kecepatan di atas rata-rata.

Data menunjukkan Wilfredo Leon melepaskan servis dengan kecepatan 128 km/jam. Ini menjadi salah satu keunggulan dari hitter terbaik yang dimiliki Polandia.

Pasca-pertandingan, Leon menyampaikan hormat dan respeknya kepada Yuki Ishikawan dan kolega atas permainan atraktif yang diperlihatkan.

Menurut hitter yang pernah membela Al Rayyan tersebut, Jepang menjadi salah satu tim dengan progres paling signifikan di VNL 2023.

Terbukti Ran Takahashi mengukir sejarah sebagai tim Asia pertama yang menembus semifinal VNL 2023. Mereka bahkan berpeluang mengukir prestasi terbaik finis di peringkat ketiga.

"Rasa hormat yang besar untuk Jepang, selama bertahun-tahun mereka membuat kemajuan besar dan kami bisa melihatnya hari ini, ini adalah pertandingan yang sulit bagi kami. Jadi, selamat juga untuk Jepang" papar Leon dalam wawancara singkat selepas pertandingan.

Baca juga: Bawa Jepang Juara 3, Yuki Ishikawa Diganjar Best Outside Hitter VNL 2023, Ini Sosok dan Profilnya

Profil Wilfredo Leon

Wilfredo adalah pevoli berkebangsaan Polandia yang lahir pada 31 Juli 1993.

Pemilik nama lengkap Wilfredo Leon Venero merupakan kelahiran Kuba, dan dianggap salah satu pemain bola voli dengan kemampuan individu yang paling komplet di dunia.

Baca juga: Peraih MVP VNL 2022 Earvin Ngapeth Tak Masuk Skuat Timnas Prancis di VNL 2023, Voli Mania Kehilangan

Bahkan, bisa dibilang, pemain yang berposisi sebagai outsider hitter dengan tinggi badan 2,01 meter itu merupakan yang terbaik di dunia.

Leon, panggilannya, mendominasi olahraga voli dengan spike dan servis luar kuat. Seolah melengkapi kemampuannya dalam melompat yang juga tak kalah apik.

Terlahir di Santiago de Cuba, Leon telah dewasa sebelum waktunya.

Ia melakukan debutnya bersama tim nasional senior Kuba pada usia 14 tahun.

Pria kelahiran 31 Juli 1993 itu dikenal luas di kalangan voli internasional sebagai Lion King karena saat 17 tahun jadi kapten tim termuda.

Kala itu, Leon mampu meraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2010 di Italia bersama rekan-rekannya seperti Yoandi Leal dan Robertlandy Simon.

Prestasi itu membuat mereka dianggap sebagai tiga pemain paling berbakat dari yang mereka sebut Generation of Miracles dalam sejarah voli Kuba.

Namun, tiga tahun setelah itu, Leon dan Yoandri Diaz Carmenate melarikan diri dari Kuba hingga keduanya kehilangan kesempatan untuk membela Kuba.

Sepanjang karier profesionalnya, Leon telah memenangkan Liga Champions CEV empat kali, meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) dua kali.

Baca juga: Momen Tim Voli Turki Rayakan Gelar Juara VNL Putri 2023 Usai Taklukan China 1-3 di Partai Final

Karier Klub (Volleybox)

Wilfredo Leon mengawali karir di Cuba bersama Capitalinos, kemudian pindah ke Santiago De Cuba.

Kemudian ia mencoba petualangan baru ke Eropa dan bergabung dengan Zenit Kazan tahun 2014.

Tahun 2015 hingga 2016, ia kembali berpetualang, kali ini ke Liga Qatar bersama Al Rayyan SC. Kemudian pada tahun 2019, Leon memutuskan untuk mencicipi kompetisi salah satu liga voli terbaik dunia, yakni Italia.

Dia bergabung dengan Sir Safety Susa Vim Perugia yang bertahan hingga kini.

 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Wilfredo Leon di Final VNL 2023: Pemilik Servis 128 Km/Jam, Bantu Jaga Asa Polandia Juara

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved