Parah! Air Sungai Ciujung dan Bendungan Pamarayan Surut, Efek Kemarau Panjang

Air Sungai Ciujung di dekat Bendungan Baru Pamarayan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terpantau surut.

Editor: Ahmad Haris
Ahmad Tajudin
Kondisi air Sungai Ciujung dan Bendungan Baru Pamarayan terlihat surut. 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Musim kemarau panjang membuat air Sungai Ciujung dan Bendungan Baru Pamarayan di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang surut.

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com di Bendungan Baru Pamarayan, Minggu (3/9/2022), kondisi air Sungai Ciujung terlihat mengalami kekeringan.

Aliran Sungai Ciujung tampak surut, dengan kondisi air tenang tidak mengalir.

Baca juga: Potret Rumah Warga Lebak Menggantung di Pinggiran Sungai Ciujung, Pemilik Pasrah Terima Keadaan

Di tengah-tengah sungai, terlihat tumpukan tanah mulai terlihat di permukaan.

Sejumlah pintu aliran sungai di Bendungan Baru Pamarayan juga terlihat tertutup tidak mengalir.

Sementara di area pintu-pintu aliran sungai dipenuhi oleh tumpukan sampah dan tanaman liar.

Baca juga: Kemarau Panjang Dampak El Nino, Dinas Pertanian Prediksi Petani di Kota Serang Terancam Gagal Panen

Akibatnya, saluran air yang mengalir ke arah Kecamatan Kibin, Pontang, Tirtayasa bahkan Tanara itu juga ikut surut.

Terlihat dari debit air yang mengurang hingga tanah-tanah di sepanjang aliran sungai mulai terlihat di permukaan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved