Daerahnya Miliki Pengangguran Terbanyak Lulusan SMK, Ini Harta Kepala Dindikbud Banten Tabrani

Berikut ini harta kekayaan Tabrani. Tabrani menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani. Berikut ini harta kekayaan Tabrani. Tabrani menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini harta kekayaan Tabrani.

Tabrani menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas membantu gubernur melaksanakan urusan pemerintahan bidang pendidikan dan kebudayaan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepala daerah.

Di Provinsi Banten terdapat sejumlah permasalahan terkait pendidikan.

Salah satu di antaranya banyak lulusan SMK yang menjadi pengangguran

Baca juga: Perbandingan Harta Kekayaan 3 Bakal Calon Wali Kota Tangerang, Pengganti Arief R Wismansyah

Badan Pusat Statistik menyebut, lulusan SMK menjadi penyumbang angka pengangguran terbanyak di Provinsi Banten dengan angka 11,91 persen dari 448.430 orang.

Berapa Harta Kekayaan Tabrani?

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2022, Tabrani mempunyai harta kekayaan senilai Rp 9.278.779.585.

Harta kekayaan Tabrani dengan rincian

DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp.
7.750.977.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.693.400.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 119.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 185.370.585

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 9.748.747.585

III. HUTANG Rp. 469.968.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 9.278.779.585

Solusi Atasi Pengangguran SMK

Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengaku berupaya menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggul agar mudah diterima di dunia kerja.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik menyebut, lulusan SMK menjadi penyumbang angka pengangguran terbanyak di Provinsi Banten dengan angka 11,91 persen dari 448.430 orang.

Al Muktabar lantas menyebut, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Banten adalah dengan melengkapi sarana dan prasarana di tiga SMKN Kota Serang, yakni SMKN 7, SMKN 4 dan SMKN 8.

"Dampaknya kita berharap, dengan berdirinya sekolah yang makin kita lengkapi sarana dan prasarana dapat berkontribusi dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia," kata Al Muktabar di Serang. Kamis (25/1/2024).

Baca juga: Jumlah Pengangguran di Banten Tertinggi se-RI, Ini Strategi PJ Gubernur Al Muktabar

Disampaikan Al Muktabar, dengan lengkapnya sarana dan prasarana dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa.

Mantan Sekda Banten itu juga meminta kepada para guru untuk terus meningkatkan kompetensi di era platform digital sekarang.

"Langkah-langkah ini kita persembahkan untuk masyarakat. Inilah yang disebut Pemerintah hadir," kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani menambahkan, sebanyak 12 ruang kelas, ruang guru, TU dan ruang praktik siswa, peralatan praktik di tiga SMKN di Kota Serang telah ditambah.

"Ke depan (lulusan) SMK dapat memenuhi dibutuhkan industri, pembangunan sarana prakteknya juga matching dengan dunia kerja bisa terwujud," kata Tabrani.

Baca juga: 3 Kecamatan di Kabupaten Serang Jadi Sampel Penurunan Angka Pengangguran

Pembangunan sarana dan prasarana dilakukan agar tidak ada lagi kekurangan ruang kelas dan tak ada lagi siswa belajar di ruang laboratorium.

"Ditanbahnya ruang kelas baru itu disebabkan karena anak belajar ada yang double seat pagi dan siang, ada juga yang menggunakan di laboratorium. Jadi sekarang kita fungsikan lagi sesuai fungsinya," ujar Tabrani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lulusan SMK di Banten Banyak "Nganggur", Pj Gubernur Lengkapi Sarana Sekolah"

Many Vocational School Graduates in Banten Are "Unemployed", Acting Governor Completes School Facilities

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved