Tanggal 30 Januari 2024 Hari Apa? Ada Tiga Peringatan, Begini Sejarahnya

Tanggal 30 Januari 2024 jatuh pada hari Selasa. Pada tanggal tersebut tercatat ada tiga peringatan penting.

Editor: Abdul Rosid
Kwun Kau Tam
Tanggal 30 Januari 2024 jatuh pada hari Selasa. Pada tanggal tersebut tercatat ada tiga peringatan penting. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tanggal 30 Januari 2024 jatuh pada hari Selasa. Pada tanggal tersebut tercatat ada tiga peringatan penting.

Ketiga peringatan yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2024 yakni Hari Primata Indonesia, Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Hari Croissant Nasional.

Meski masuk dalam daftar peringatan penting, ketiganya tidak masuk dalam daftar hari libur atau tanggal merah.

Baca juga: Bacaan Sholawat Nariyah Bisa Dibaca Menjelang Isra Miraj 1445 H, Lengkap dengan Keutamaannya

Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejarah Hari Primata Indonesia, Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Hari Croissant Nasional.

Hari Primata Indonesia

Adanya Hari Primata Indonesia ini berangkat dari kecemasan banyak komunitas dan organisasi terkait dengan nasib primata di Indonesia.

Melansir dari situs Kukangku dan Gibbonesia, hari ini digagas bersama-sama dengan Perhimpunan Ahli dan Pemerhati Primata Indonesia (Perhappi), Kukangku dan Gibbonesia, serta Forum Orangutan Indonesia (Forina) pada tahun 2021.

Setiap tahunnya, Hari Primata Indonesia diadakan untuk tercapainya beberapa tujuan dan harapan. Berikut ini harapan pada Hari Primata Indonesia 2024:

1. Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan keberadaan primata Indonesia.

2. Mendorong upaya penegakan hukum bagi pelaku kejahatan terhadap primata Indonesia.

3. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam perlindungan primata dan habitatnya.

4. Tumbuhnya individu-individu primata-manusia yang peduli akan kelestarian primata melalui cara-cara yang positif bagi satwa dan alam

5. Menurunnya minat masyarakat dalam memelihara dan atau mengeksplotasi primata.

6. Terciptanya keselarasan antara manusia dan primata yang berdampak baik bagi kesehatan lingkungan.

Indonesia sendiri memiliki 64 spesies primata dengan adanya 37 spesies yang dilindungi dan 38 spesies yang terancam punah.

Oleh karena itu dengan adanya Hari Primata Indonesia ini diharapkan bisa membuat mata orang terbuka untuk tidak mengeksploitasi primata dan menjaganya dengan benar di alamnya.

Hari Sekolah Tanpa Kekerasan

Pada tanggal 30 Januari diperingati Hari Sekolah Tanpa Kekerasan. Hari ini juga bisa disebut dengan Hari Perdamaian di Sekolah.

Meskipun seharusnya menjadi tempat untuk mendidik anak namun sekolah seringkali menjadi lingkungan yang menyeramkan ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak tepat.

Kasus bullying masih banyak terjadi. Tidak hanya di dunia namun juga di Indonesia sendiri.

Catatan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ada 30 kasus perundungan di satuan pendidikan yang terjadi sepanjang tahun 2023.

Melansir National Today, Hari Sekolah Tanpa Kekerasan diciptakan oleh Llorenç Vidal Vidal.

Ia adalah seorang penyair, pendidik asal Spanyol yang merasa bahwa sekolah harus menjadi tempat diajarkannya tentang pentingnya perdamaian universal dan penyelesaian konflik melalui cara-cara non-kekerasan.

Dengan tujuan ini, ia mendirikan ‘Dia Escolar de la No-violència i la Pau’ atau Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Perdamaian pada tanggal 30 Januari.

Pada hari ini, sekolah-sekolah di seluruh dunia menyelenggarakan acara dan konferensi di mana para pendidik, guru, dan siswa di semua tingkatan diundang untuk berpartisipasi dan berdiskusi secara bebas tentang cara menciptakan masyarakat tanpa kekerasan, damai, dan adil.

Hari Croissant Nasional

Hari Croissant Nasional merupakan hari terciptanya roti yang bernama Croissant. Makanan ini juga menjadi populer di Indonesia.

Menurut National Today, croissant sebenarnya berasal dari Austria dengan nama “kipferls”.

Marie Antoinette pertama kali memperkenalkan kue Austria ke Prancis ketika dia menikah dengan keluarga kerajaan dan meminta kue sederhana berbentuk bulan sabit dari tanah airnya.

Ide ini kemudian dikembangkan oleh pembuat roti Perancis dengan menciptakan versi “kipferls” yang lebih mewah dinamakan croissant. Mulai dari sana jenis roti ini menjadi berkembang dan populer ke seluruh dunia.

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved