Gerakan Rakyat Banten Dorong DPR Gulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Gerakan Rakyat Banten mendorong agar DPR RI menggulirkan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan pemilu 2024.

|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Engkos
Sejumlah eleman masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Banten mendorong agar DPR RI menggulirkan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan pemilu 2024. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 


TRIBUNBANTEN.COM, SERANG  - Sejumlah eleman masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Banten, mendorong agar DPR RI menggulirkan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan pemilu 2024.

Bertempat di pondok pesantren Salafiyah Al Idrisiyah, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, puluhan masyarakat ini menyatakan sikap mendukung DPR untuk menggulirkan hak angket.

Pantauan TribunBanten.com, setelah pernyataan sikap, mereka melakukan penandatanganan petisi yang ditulis dari kain kapan.

Baca juga: PDIP Seolah Ragu Gulirkan Hak Angket, Padahal Didukung Penuh Koalisi Perubahan

Kemudian petisi tersebut  di cap menggunakan darah yang diambil dari jempol tangan masing-masing.

Koordinator Gerakan Rakyat Banten, Nasrullah mengaku merasa prihatin dengan kondisi Pemilu 2024 yang diduga penuh dengan kecurangan.

"Makannya kami dorong DPR gunakan hak angket untuk mengusut kecurangan pemilu," kata Nasrullah kepada wartawan di lokasi, Jumat (1/3/2024).

Nasrullah menilai, indikasi kecurangan tersebut terlihat di sistem informasi rekapitulsi (Sirekap) milik KPU.

Di mana kata dia, suara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden berbeda dengan C1 hasil plano.

Ditambah server Sirekap berada di luar negeri. Sehingga membuat kegaduhan yang cukup luar biasa di kalangan masyarakat.

"Ada banyak indikasi-indikasi dugaan kecurangan di Pilpres 2024. Maksud kami demokrasi ini harus berjalan dengan baik, jujur dan adil. Jangan sampai diduga ada campur tangan pemerintah," ujar dia.

Nasrullah mengaku, masih menghimpun video-video dugaan kecurangan pemilu 2024. Video tersebut akan dikirimkan bersama petisi ke DPR pada 5 Maret 2024.

"Itu rencana kami nanti, mungkin juga kita akan bergabung bersama kawan-kawan di setiap provinsi itu untuk menyuarakan tegakkan demokrasi," ungkapnya.

Baca juga: Pakar Hukum Untirta Nilai Pengajuan Hak Angket untuk Usut Dugaan Kecurangan Pemilu Kurang Tepat

Selain mendorong hak angket DPR, Nasrullah juga meminta pemerintah dapat menurunkan harga beras yang melambung tinggi di pasaran.

"Mudah-mudahan pernyataan sikap kami bisa mengguga anggota DPR RI untuk segera menggulirkan hak angket," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved