Ramadan 2024

Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes Melitus, Ini Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Penyandang diabetes melitus bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan jika memperhatikan hal-hal tertentu agar kondisi tubuh tetap terjaga.

|
Penulis: Vega Dhini | Editor: Vega Dhini
Dok/Serambi
Ilustrasi puasa. Inilah tips puasa untuk penyandang diabetes melitus agar bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1445 H/2024 dengan lancar. 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah tips puasa untuk penyandang diabetes melitus agar bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1445 H/2024 dengan lancar.

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan hukumnya fardhu ain bagi setiap mukallaf yang mampu untuk melakukannya, termasuk bagi penderita diabetes melitus.

Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes (tribunjogja/Medical News)

Penderita diabetes melitus masih aman menjalankan ibadah puasa jika kadar gula darah dalam batas normal dan tidak mengalami komplikasi tertentu.

Lantas, bagaimana tips aman berpuasa bagi penderita diabetes melitus?

Baca juga: Ini Program yang Membantu Pengobatan Diabetes dan Hipertensi Lebih Terkontrol, Gratis!

Penyandang diabetes melitus bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman di bulan Ramadan jika memperhatikan hal-hal tertentu agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Melansir p2ptm.kemkes.go.id, penderita diabetes melitus harus menyegerakan berbuka dan usahakan makan sahur menjelang waktu imsak (saat puasa akan dimulai).

Selain itu, penyandang diabetes juga harus mengonsumsi makan malam dan sahur dengan prinsip piring makan model T.

Piring makan model T memodifikasi porsi makan sehingga tubuh lebih banyak mengonsumsi sayuran dibandingkan karbohidrat, protein, dan lemak.

Artinya, tubuh mendapat sedikit kalori tetapi merasa kenyang karena asupan serat tinggi.

Untuk menu berbuka puasa, penderita diabetes melitus bisa mengonsumsi makanan berupa buah-buahan seperti kurma, pisang, melon, pepaya dan lain-lain.

Menjelang waktu tidur, penderita diabetes melitus jiga dapat mengonsumsi makanan selingan yang tidak terlalu manis.

Baca juga: Khasiat Pare: Miliki Banyak Manfaat, Baik untuk Pengobatan Diabetes dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Saat berpuasa, sebaiknya hindari aktivitas dan latihan fisik yang berlebihan.

Sementara itu melansir jatengprov.go.id, jika kadar gula darah pada penderita diabetes melitus kurang dari 70 mg/dl alias hipoglikemia, maka disarankan untuk segera membatalkan puasanya.

Bagi penderita dengan kadar gula lebih dari 300 mg/dl, juga disarankan untuk membatalkan puasanya.

Selain membatasai asupan gula, penderita diabetes juga perlu membatasi asupan garam dalam tubuh.

Menjaga asupan cairan juga penting untuk dilakukan.

Hal yang paling penting untuk diperhatikan bagi penderita diabetes melitus yang ingin puasa, selalu berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan lainnya selama menjalankan ibadah puasa.

(*)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved