Pemkab Serang
20 Warga 7 Kecamatan Kabupaten Serang Dilatih Membatik di Bandung, Ini 12 Motif Batik Khasnya
setiap perajin dilatih dengan tingkatan yang berbeda, mulai dari dasar, menengah, dan rumit.
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sebanyak 20 warga dari tujuh kecamatan di Kabupaten Serang dilatih untuk membatik di Rumah Batik Komar, Bandung, Jawa Barat.
Program Pemkab Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) ini sudah berjalan tiga tahun bekerja sama dengan Rumah Batik Komar.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan setiap perajin dilatih dengan tingkatan yang berbeda, mulai dari dasar, menengah, dan rumit.
Baca juga: Fashion Show di Terminal 3 Bandara Soetta, Kang-Nong Pamerkan 12 Batik Motif Khas Kabupaten Serang
"Ke depan mudah-mudahan punya batik yang semakin bagus dan luar biasa. Kami bangga dengan upaya masyarakat, dan kemauan yang kuat untuk mau dilatih membatik,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (29/4/2024).
Kabupaten Serang memiliki 12 motif batik khas yang diciptakan melalui penelitian dengan melihat seni budaya dan kearifan lokal serta bekerja sama dengan Rumah Batik Komar.
Adapun motif batik Kabupaten Serang itu adalah Bandung Pamarayan & Padi, Gandaria, Gerabah Bumijaya, Karang Bolong, Mercusuar Cikoneng, Burung Paok Pancawarna & Jamblang, Pencak Silat & Golok, Pulau Sangiang, Rawa Danau & Elang Jawa, Buah Jamblang, Wisata Bahari Pulau Tunda, serta Pencak Silat & Ornamen Gerabah.
Sejumlah motif batik dari hasil penelitian tersebut sudah dibuat buku.
Menurut Ratu Tatu, pengembangan batik khas Kabupaten Serang tidak hanya untuk melestarikan budaya Indonesia yang sudah diakui UNESCO.
Pengembangan batik juga bisa menjadi sumber penghasilan ekonomi masyarakat.
“Rasanya dari sisi ekonomi tidak akan habis oleh waktu, karena batik selain seni, juga kebutuhan sandang yang bisa digunakan setiap waktu,” katanya.
Baca juga: Dipamerkan Kang Nong, Ini 12 Motif Batik Khas Kabupaten Serang yang Baru Diluncurkan
Ratu Tatu berharap mereka yang dilatih bisa menularkan kemampuannya kepada warga lain.
“Membuat batik memang bukan hal yang mudah, tapi jika keinginan kuat, insyaallah menghasilkan yang kita inginkan,” ucapnya.
Pemilik Rumah Batik Komar, Komarudin Kudiya, berharap para perajin batik Kabupaten Serang terus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di kancah nasional.
“Kami yakin, dengan dukungan Ibu Bupati, dan kemauan dari masyarakat, perajin bisa bersaing di kancah nasional dan semakin menghasilkan batik berkualitas,” ujar ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.