Piala Thomas dan Uber

Susul Tim Putri, Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Sukses Lolos ke Final Thomas Cup 2024

Jonatan Christie berhasil memastikan Indonesia hattrick lolos ke final setalah mengalahkan wakil Taiwan, Wang Tzu Wei, Sabtu (4/5/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ahmad Haris
Capture Instagram Kemenpora
Jonatan Christie berhasil memastikan Indonesia hattrick lolos ke final setalah mengalahkan wakil Taiwan, Wang Tzu Wei, Sabtu (4/5/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Simak baik-baik hasil semifinal Thomas Cup 2024, antara tim bulu tangkis Indonesia vs Taiwan.

Jonatan Christie alias Jojo berhasil memastikan Indonesia hattrick lolos ke final setalah mengalahkan wakil Taiwan, Wang Tzu Wei, Sabtu (4/5/2024).

Kemenangan Jojo ini membuat Indonesia berhasil mengalahkan Taiwan di babak semifinal Thomas Cup 2024 dengan skor 3-0.

Baca juga: Jojo Ngamuk, Tim Bulu Tangkis Indonesia Gebuk Taiwan 3-0, Pastikan Lolos ke Final Thomas Cup 2024

Turun di laga ketiga, Jojo berhasil mengalahkan Wang Tzu Wei dalam permainan stright gim yang tersaji selama 43 menit di Bermain di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, China.

Adapun hasilnya, Jojo sukses mengalahkan Wang Tzu Wei dengan skor 21-11, 21-16.

Kemenangan ini menyempurnakan Indonesia setelah sebelumnya Tim Srikadi juga berhasil menembus final Uber Cup setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2.

Di sisi lain, kemenangan wakil Indonesia atas Taiwan di Thomas Cup ini membuat Jojo Cs mencatatkan hattrick final di ajang ini.

Sebelumnya Indonesia berhasil lolos final di Thomas Cup 2020 sekaligus menjadi China di partai puncak.

Lalu di tahun berikutnya, tim putra Indonesia juga berhasil lolos ke final Thomas Cup 2022.

Namun sayangnya, kala itu Indonesia kalah telak 3-0 dari India di partai final.

Kini dengan mengalahkan Taiwan di semifinal Thomas Cup 2024 membuat Indonesia untuk mengukir sejarah baru.

Yakni tampil tiga kali beruntun alias hattrick di partai final Thomas Cup.

Di partai final nanti, Merah Putih menunggu pemenang antara Malaysia atau China.

Srikandi Bulu Tangkis Indonesia Lolos ke Final Piala Uber 2024

Kontingen bulu tangkis putri Indonesia lolos ke final Piala Uber 2024.
Kontingen bulu tangkis putri Indonesia lolos ke final Piala Uber 2024. (Capture Badmintalkcom)

Berikut ini adalah fakta-fakta menarik mewarnai kelolosan bersejarah kontingen bulu tangkis putri Indonesia ke final Piala Uber 2024.

Kemenangan dramatis 3-2 atas Korea Selatan di semifinal, Sabtu (4/5/2024) memastikan Srikandi Merah Putih akan tampil di partai puncak Piala Uber 2024.

Gregoria Mariska Tunjung membuka keunggulan Indonesia setelah memenangkan laga krusial di match pembuka

Pebulu tangkis yang akrab disapa Jorji itu sukses menumbangkan Sim Yu Jin dengan skor 21-15 dan 21-13.

Korea Selatan langsung mampu menyamakan skor lewat kemenangan perdana ganda putri pada laga kedua.

Ialah Baek Ha Na/Lee So Hee yang mampu menghentikan laju Apriyani Rahayu/Siti Fadia dengan skor 6-21 dan 18-21.

Angin segar kembali beralih ke Indonesia, di mana Ester Nurumi yang menjadi wakil ketiga sukses menang rubber game.

Ester menang dengan skor ketat 20-22, 21-16 dan 21-12 atas Kim Ga Ram di laga ketiga melawan Korea Selatan.

Kedudukan kembali imbang usai ganda putri Indonesia, Lanny Tria/Ribka Sugiarto tak bisa berbuat banyak di laga keempat.

Keduanya kalah straight game melawan Jeong Na Eun/Kong Hee Yong dengan skor 15-21 dan 14-21.

Beruntung, pahlawan Srikandi Merah Putih hadir saat Komang Ayu bermain di matchday terakhir alias babak penentuan.

Lewat perjuangan dramatis, Komang Ayu mengalahkan Kim Min Sun dengan skor 17-21, 21-16 dan 21-19.

Keberhasilan Komang Ayu meraih kemenangan memastikan Indonesia menang 3-2 atas tim kontingen Korea Selatan.

Di partai final, Srikandi Putri Indonesia akan menantang sang ratu Piala Uber, China, Minggu (5/5/2024) besok pagi.

Srikandi Merah Putih di Ambang Sejarah Piala Uber 2024

Terdapat dua fakta menarik yang mengiringi kelolosan kontingen putri Indonesia ke final Piala Uber 2024.

Yang pertama, Srikandi Putri Indonesia akhirnya berhasil lolos ke final lagi setelah 16 tahun lamanya menanti.

Diketahui, terakhir kali tim bulu tangkis putri Indonesia mampu tembus final yakni pada edisi 2008 silam.

Kala itu, Srikandi Putri Indonesia berhasil menjadi finalis Piala Uber 2008 bertepatan saat menjadi tuan rumah.

Meskipun pada akhirnya kalah melawan China di final, capaian luar biasa itu tetap saja layak diacungi jempol.

Apalagi sudah lama rasanya para pecinta bulu tangkis nasional tidak bisa melihat jagoannya tampil di final Piala Uber.

Kini, setelah 16 tahun lamanya menanti, akhirnya tim putri bulu tangkis Indonesia sukses lolos ke final.

Seakan dejavu, Srikandi Putri Indonesia akan kembali bertemu dengan China untuk memperebutkan gelar juara.

Berbekal performa kejutan selama Piala Uber edisi kali ini, tim Indonesia diharapkan bisa meneruskan hal itu.

Pebulu tangkis seperti Gregoria Mariska hingga Apriyani Rahayu/Siti Fadia diharapkan tampil meledak di final.

Lalu, wakil lain seperti Ester Nurumi dan Komang Wahyu diharapkan juga bisa menciptakan kejutan.

Fakta menarik kedua menyoal peluang tim putri Indonesia yang berkesempatan menyamai catatan 30 tahun silam.

Tepat 30 tahun yang lalu yakni 1994, tim putri Indonesia untuk pertama kalinya buka puasa gelar di Piala Uber.

Pada saat itu, tim putri bulu tangkis Indonesia yang mengandalkan Susi Susanti sukses menyegel gelar perdana.

Di final, Susi Susanti dkk sukses menghempaskan China yang sebelumnya menjadi juara pada dua edisi pembuka.

Momen bersejarah tersebut nyatanya berlanjut pada edisi berikutnya, dimana Indonesia mampu mempertahankan gelar.

Pada edisi 1996 yang digelar di Hong Kong, Indonesia tampil luar biasa dengan mengalahkan China dengan skor 4-1.

Skor 4-1 seakan menjadi peningkatan setelah pada edisi sebelumnya, Indonesia hanya menang tipis 3-2 atas China.

Hanya saja memang sejak gelar juara kedua yang diraih tim bulu tangkis putri Indonesia pada tahun 1996 tersebut.

Sejak saat itu pula, Srikandi Putri Indonesia tidak pernah lagi merasakan gelar juara lagi di ajang Piala Uber.

Dominasi China dan ketidakstabilan performa para pebulu tangkis Indonesia menjadi penyebab utamanya.

Kini, Indonesia berkesempatan untuk mencetak sejarah gemilang meraih gelar ketiganya pada edisi kali ini.

Lagi-lagi, China akan menjadi ujian terakhir kontingen bulu tangkis putri Indonesia sebelum mengangkat gelar juara.

Itulah dua fakta bersejarah yang mewarnai kelolosan Srikandi Putri Indonesia ke partai final Piala Uber 2024.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved