Warga Lebak Banten Curhat Kesulitan Air Bersih hingga Harus Mandi dan Mencuci di Sungai

Menteri Sosial Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten, Jumat (14/6/2024).

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)
Menteri Sosial Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten, Jumat (14/6/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak dua desa di Kabupaten Lebak, Banten, kesulitan mendapat air bersih.

Untuk mandi, warga terpaksa membersihkan tubuh di sungai dan untuk minum, warga harus membeli air isu ulang.

Hal tersebut diketahui saat Menteri Sosial Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten, Jumat (14/6/2024).

Baca juga: Rincian Dana Desa Kabupaten Lebak Banten, Ini Desa Penerima Alokasi Dana Terbesar di Tahun 2024

Dalam kunjungan tersebut, Risma melakukan bakti sosial untuk warga miskin dan disabilitas serta memberikan bantuan air bersih.
Risma memberikan bantuan air di dua titik, yaitu Desa Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang dan di Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Warga pun menyambut gembira bantuan air bersih itu yang mengaku kesulitas mengakses air bersih, terutama saat kemarau.

"Alhamdulillah bu mensos datang ke sini, kampung kami sangat sulit air, kami di sini sering beli galon untuk masak atau minum," kata Hamidah di Sipayung, Lebak, Jumat. D

Sementara untuk mandi dan mencuci, dia memilih pergi ke Sungai Ciberang yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

Hamidah bercerita, di kampung ini sempat ada instalasi air bersih dari PDAM, namun rusak saat banjir bandang tahun 2020.
"Sampai sekarang belum dibenerin, bukan hanya di rumah warga, di sekolah juga murid dan guru-guru sulit air kalau untuk ke toilet," kata dia.

Saat berdialog dengan warga, Risma mengatakan, ketersediaan air bersih menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Dia mengatakan, bantuan air yang diberikan kepada warga, sebelumnya akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu di lab sebelum bisa dipakai untuk sehari-hari.

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang, Jumat (14/6/2024).

Baca juga: 339 Desa di Lebak Bakal Diguyur Dana Desa Rp347,4 Miliar di Tahun 2024, Ini Rinciannya

Risma mengatakan, kandungan dalam air yang tidak layak, bisa mempengaruhi kesehatan hingga akhirnya membuat orang yang mengkonsumsi menjadi penyandang disabilitas.

"Pernah kita cek ternyata PB sama serum besi (mangan) itu tinggi, nah itu bahaya untuk otak. Jadi saat itu saya curiga kenapa daerah ini banyak anak down syndrome, ternyata setelah saya bawa sample air itu, ternyata besinya tinggi dan mangan."

"Mangannya tinggi, ya pasti dia impactnya kepada otak, kesehatan otak," kata Risma.

Selain memberikan bantuan air bersih, dalam kegiatan baksos tersebut, Risma memberikan bantuan ayam petelur untuk warga serta program bantuan kewirausahaan.

Selain itu juga digelar pengobatan dan pengecekan ODGJ, bantuan disabilitas, kusta operasi katarak dan Layanan Rumah Sejahtera Terpadu (RST).

Di dua kabupaten tersebut Risma menggelontorkan bantuan menteri sosial masing-masing Rp650.822.100 untuk Kabupaten Lebak dan Rp336.424.000 untuk Kabupaten Pandeglang.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved