BMKG Prediksi Hujan Lebat di Banten pada Awal Agustus

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia pada Kamis,(1/8/2024) dan Jumat (2/8/2024). Menurut BMKG, sejumlah wilayah diprediksi akan hujan lebat disertai petir dan angin kencang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia pada Kamis,(1/8/2024) dan Jumat (2/8/2024).

Menurut BMKG, sejumlah wilayah diprediksi akan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK 2024 di Banten Buka Agustus, Ini Tabel Lengkap Gaji Terbaru

Dalam peta prakiraan berbasis dampak hujan lebat BMKG, warga wilayah Aceh, Jawa Barat, Riau hingga Sumatera diimbau waspada pada 1 Agustus 2024.

Selengkapnya terkaut wilayah yang diprediksi alami cuaca ekstrem berdasarkan peringatan dini BMKG, 1-2 Agustus 2024 yakni sebagai berikut.

Waspada dampak hujan lebat pada Kamis, 1 Agustus 2024

Aceh

Bengkulu

Jambi

Jawa Barat

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Lampung

Maluku Utara

Nusa Tenggara Barat

Papua

Papua Barat

Riau

Sulawesi Barat

Sulawesi Tengah

Sumatera Barat

Sumatera Selatan

Sumatera Utara

Baca juga: Muncul Poros Robinsar-Fajar, Peluang Crazy Rich Dede Rohana Maju di Pilwalkot Cilegon Terancam?

Wilayah waspada dampak hujan lebat pada Jumat, 2 Agustus 2024

Aceh

Banten

Bengkulu

Jambi

Jawa Barat

Kepulauan Bangka Belitung

Papua

Papua Barat

Riau

Sulawesi Barat

Sulawesi Tengah

Sumatera Barat

Sumatera Utara

Baca juga: Jadwal Promo Bayar Pajak untuk Warga Tangerang: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda, Cek Syaratnya!

Sebelumnya, Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Supari mengatakan pada Agustus 2034 Indonesia akan diterjang La Nina lemah.

Ia menjelaskan, ketika terjadi La Nina, angin timuran yang bersifat lembap karena membawa uap air dari Samudera Pasifik menuju Indonesia mengalami peningkatan.

Hal itu mengakibatkan awan mengalami penambahan pembentukan, sehingga berpotensi meningkatkan curah hujan.

"La Nina diprediksi mulai terjadi Agustus 2024, meskipun peluangnya tidak mencapai 80 persen," kata Supari, Senin (29/7) dikutip dari Kompas.com.

La Nina kemungkinan bisa terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali Sumatera bagian tengah dan utara.

The region is on alert due to heavy rain on Friday, August 2 2024

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved