Polres Tangerang Selatan Buru Oknum Polisi Gadungan Peras Warga Serpong
Polres Tangerang Selatan saat ini tengah memburu oknum polisi gadungan yang memeras HMS warga BSD, Serpong
TRIBUNBANTEN.COM - Polres Tangerang Selatan saat ini tengah memburu oknum polisi gadungan yang memeras HMS warga BSD, Serpong.
Diketahui, HMS kehilangan sepeda motor dan ponselnya setelah bertemu dengan pelaku yang niat awalnya melakukan transaksi jual motor.
Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sahril menuturkan peristiwa dugaan pemerasan itu terjadi Senin (9/9/2024) sekitar pukul 22.00 WIB di area BSD Square Serpong Tangerang Selatan.
Baca juga: Pemuda di Serang Ditangkap Polisi Gegara Pamerkan Alat Kelamin-Onani ke Pengendara Motor
"Bahwa benar saat ini laporannya sedang dalam proses penyelidikan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan," kata Agil dalam keterangan Sabtu (14/9/2024).
Petugas Sat ResKrim, imbuh dia, saat ini masih bekerja secara intensif untuk mengumpulkan petunjuk-petunjuk, saksi-saksi dan bukti terkait peristiwa tersebut.
Adapun pelaku masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian.
"Sementara ini petugas Sat Reskrim sedang berupaya maksimal untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelakunya," urai Agil.
Sebelumnya, seorang pria mengaku sebagai anggota polisi melakukan perampasan korban HMS warga di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan.
Korban mengalami kerugian berupa ponsel hingga sepeda motornya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan peristiwa tersebut terjadi di BSD Square, Jalan Kapten Djojohadikusumo, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (12/9/2024).
"Awal kejadian pelapor berinisial MHS bermaksud menjual satu unit motor Beat warna hitam tahun 2014," kata Kombes Ade Ary kepada wartawan, Jumat (13/9/2024).
Korban menjual motor kepada polisi gadungan yang mengenakan pakaian lengkap seragam kepolisian.
Sejurus kemudian, polisi jadi-jadian itu malah menyebut bahwa motor pelapor tak dilengkapi surat-surat.
"Pelaki mengatakan bahwa motor milik pelapor tidak memiliki surat-surat kendaran yang lengkap, kemudian terlapor juga meminta satu unit handphone Realme milik pelapor dengan alasan akan dijadikan barang bukti," ungkap Ade Ary.
Pelaku kemudian membawa motor dan ponsel milik korban.
Korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangerang Selatan.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alvino Cahyadi menuturkan pihaknya sudah turun tangan menindaklanjuti kasus ini.
Proses penyelidikan sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Sementara dilakukan penyelidikan oleh tim. Tim masih di TKP," tukas Alvino.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Anisa Bahar Jadi Korban Penipuan Ratusan Juta, Polres Tangerang Selatan Mulai Penyelidikan |
|
|---|
| 3 Pria Nyamar Polisi di Karawaci Tangerang Ditangkap, Peras Remaja dengan Modus Kasus Narkoba |
|
|---|
| Viral Polisi Lawan Arus di BSD Serpong, Warganet Soroti Etika Penegakan Hukum |
|
|---|
| Kasus Guru-Nasihati Murid di Pamulang Tangsel, Nasib Laporan Kini di Tangan Pelapor |
|
|---|
| TERUNGKAP! Guru SD Negeri di Tangsel Cabuli Murid Sejak Tahun 2023, Korban Puluhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrai-polisi-gadungan.jpg)