FSPP Kota Cilegon Maknai Hari Santri 2024 sebagai Hari Lebaran Santri

Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Cilegon memaknai Hari Santri Nasional sebagai hari lebarannya para santri.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Presidium FSPP Kota Cilegon, Mustofa saat di Alun-alun Cilegon, Senin (21/10/2024). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Tepat pada 12 Oktober diperingati dengan Hari Santri Nasional tahun 2024.

Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Cilegon memaknai Hari Santri Nasional sebagai hari lebarannya para santri.

"Ini merupakan ajang lebaran istilahnya Idul Fitri bagi umat Islam, kalo (Hari Santri,-red) ini lebarannya para santri," ujar Presidium FSPP Kota Cilegon, Mustofa saat di Alun-alun Cilegon, Senin (21/10/2024).

Baca juga: Pjs Wali Kota Cilegon Ancam Sanksi Para Kepala OPD yang Tak Hadiri Rapat Paripurna

Mustofa berharap dengan adanya momentum peringatan Hari Santri ini.

Diharapkan para santri di Kota Cilegon bisa menunjukkan ghirah atau semangatnya sebagai seorang santri.

"Bisa menunjukkan ghirah nya sebagai santri dengan kebolehannya atau kemampuannya, baik di bidang olahraga ataupun sains," katanya.

Mustofa menyebut, Kota Cilegon juga dikenal sebagai Kota Santri.

Sehingga diharapkan dalam momentum Hari Santri  ini, para santri asal Cilegon bisa berguna bagi nusa, bangsa dan negara.

"Harapannya Kota Cilegon dikenal sebagai Kota Santri ini bukan dikenal sebagai selogan, tapi moment Hari Santri  ini kita tunjukan bahwa Kota Cilegon bener-bener banyak santri dan bisa mewarnai Kota Cilegon," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam rangkaian acara peringatan hari santri di Kota Cilegon.

Pemkot Cilegon menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Kota (Pospekot) yang diikuti oleh ratusan santri dari puluhan pesantren yang ada di Kota Cilegon.

Selain itu ada juga Pesantren Fair yang digelar selama dua hari di Alun-alun Kota Cilegon.

Dalam kegiatan itu, para santri bukan hanya memperlihatkan dan mengenalkan profil setiap pesantren.

Namun juga membuka lapak untuk menjajakan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bisa ditawarkan ke masyarakat Cilegon.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved