Kecelakaan Hari Ini: Siswa SMP Tewas Tertabrak Truk Tangki Air Gegara Terobos Jalan Satu Arah

Kecelakaan hari ini melibatkan seorang pemotor dan mobil truk tangki air di Jalan Kartini, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Editor: Abdul Rosid
Katabisa/.com
Kecelakaan hari ini melibatkan seorang pemotor dan mobil truk tangki air di Jalan Kartini, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kecelakaan hari ini melibatkan seorang pemotor dan mobil truk tangki air.

Kecelakaan maut yang menewaskan seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) tersebut terjadi di Jalan Kartini, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, bahwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Kartini, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ayah Rizki Juniansyah Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Moge di Ciomas Serang

"Kecelakaan terjadi pukul 12.45 WIB, melibatkan sepeda motor dan truk tangki air," ujar Lingga, pada Senin (28/10/2024).

"Pengendara sepeda motor berboncengan, mereka pelajar SMP di Ungaran.

Mereka nekat menerobos rambu larangan searah di Jalan Kartini, dari arah alun-alun lama menuju ke arah selatan," tambah dia.

Sementara itu, truk tangki air yang terlibat dalam kecelakaan tersebut melaju dari arah Solo, menuju ke arah Alun-alun lama Ungaran.

Truk tangki dengan nomor polisi H 1376 GS dikemudikan oleh Ilham (24), warga Ungaran.

“Saat di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung dan tiba-tiba muncul kendaraan roda dua dengan nomor polisi H 3212 TE yang dikendarai ND (14) berboncengan dengan rekannya FD (14) dari arah berlawanan," ungkapnya.

Akibatnya, kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Kami sampaikan bahwa jalur tersebut merupakan jalan searah dari arah Solo atau selatan menuju ke arah Alun-alun lama atau Terminal Cisemut," tambah Lingga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Ipda Handriani, menyatakan bahwa setelah kecelakaan, kedua korban dibawa ke RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran untuk mendapatkan perawatan.

"Namun, pengendara sepeda motor, yakni ND, meninggal dunia.

Sedangkan untuk pembonceng masih dalam perawatan, dalam keadaan sadar namun masih syok," papar dia.

Handriani mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu, isyarat pengatur lalu lintas, maupun arahan petugas.

"Pelanggaran lalu lintas menjadi salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan.

"Pelanggaran lalu lintas menjadi salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan.


Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved