10 Hari Jabat Presiden, Prabowo Sikat 28 Koruptor yang Rugikan Negara Rp 3,1 T
Presiden RI Prabowo Subianto menangkap puluhan koruptor pada 10 masa kerja sebagai kepala negara.
Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menangkap puluhan koruptor pada 10 masa kerja sebagai kepala negara.
Sejumlah kasus korupsi tersebut diantaranya menjerat satu orang dari PT Asset Pacific sebagai tersangka baru dalam dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya pada periode 2021-2022 yang mencapai kerugian Rp 1 triliun.
Dua orang dari kasus korupsi Dana Desa Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara senilai Rp 780 juta, lima orang tersangka kasus Ronald Tannur.
Kemudian, 12 tersangka korupsi Tol Padang-Pekanbaru yang merugikan negara Rp 27 miliar, enam tersangka produksi emas ilegal PT Antam Tbk, satu tersangka korupsi dana hibah NPCI yaitu Anggota DPRD Solo Kevin Fabiano senilai Rp 122 miliar.
Terakhir satu tersangka korupsi impor gula, yaitu mantan menteri perdagangan Tom Lembong yang menyebabkan kerugian hingga Rp 400 miliar.
Dengan demikian total terdapat 28 tersangka yang hingga kini telah diamankan dengan total kerugian negara capai Rp 3,1 triliun.
Sejak awal menjabat presiden, Prabowo kerap menekankan komitmen yang besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Prabowo pun mengatakan akan memberikan sistem pengawasan yang ketat untuk memberantas korupsi.
Baca juga: Istana Sebut Pemerintahan Prabowo Ingin Produksi 5 Ribu Mobil Maung di 100 Hari Pertama Kerja
Selain itu, Prabowo juga akan menegakkan hukum dengan tegas.
“Menurut saya yang lebih parah adalah keserakahan, serakah nafsu yang sangat besar untuk mengeruk kekayaan yang sebesar-besarnya agar dia bisa berkuasa panjang,” ungkap Prabowo pada wawancara eksklusif teranyarnya yang dikutip Kamis (31/10/2024).
Terbaru pada 29 Oktober 2024, Kejagung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka korupsi impor gula.
Tom diduga memberikan izin impor gula kristal putih saat kondisi gula di Indonesia dalam keadaan surplus, serta menunjuk pihak swasta sebagai importir.
Masyarakat di internet pun memberi komentar positif atas kinerja pemerintahan Prabowo ini baik di Instagram maupun TikTok.
“Bayangin untuk makan gratis membutuhkan 1.2 T pertahun, lah ini 10 hari Bapak udah ngumpulin hampir untuk 3 tahun ke depan gimana? Masih ada yang tanya dananya darimana?” tulis akun @devipromesta di TikTok.
“Ini serius? Se sat set itu?” tulis akun @mweheh0.
“Setelah masa jabatan Pak Prabowo pasti standar orang Indo saat memilih Presiden makin tinggi sih,” tulis akun @KangJokiTugas.
| Profil Binsar Gultom, Eks Hakim Kasus Sianida Minta Hakim Independen di Kasus Dugaan Korupsi Nadiem |
|
|---|
| Kisah Panjul, Sapi Raksasa Punya Bobot 1.050 Kg Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo di Tangsel |
|
|---|
| Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Jadi Sorotan, Binsar Gultom Ingatkan Hakim Harus Independen |
|
|---|
| Polda Banten Siapkan 76 SPPG di Tanah Jawara, 38 Titik Sudah Beroperasi |
|
|---|
| Penjual Tempe di Cilegon Respon Pidato Presiden Prabowo: Kalau Dolar Naik, Harga Kedelai Ikut Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Mobil-Maung-ki.jpg)