BTN Salurkan 28.386 Unit KPR dalam 2 Bulan Pemerintahan Prabowo, Target 600 Ribu Unit pada 2025

Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengaku kagum melihat kinerja BTN yang telah menyalurkan hampir 30 ribu unit rumah dalam kurun waktu dua bulan.

Penulis: Ade Feri | Editor: Glery Lazuardi
ade feri
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengaku kagum melihat kinerja Bank Tabungan Negara (BTN) yang telah menyalurkan hampir 30 ribu unit rumah dalam kurun waktu dua bulan sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengaku kagum melihat kinerja Bank Tabungan Negara (BTN) yang telah menyalurkan hampir 30 ribu unit rumah dalam kurun waktu dua bulan sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan.

Hal tersebut disampaikan Maruarar pada acara Akad KPR Massal yang diselenggarakan oleh BTN di Perumahan Pondok Taktakan Indah, Kota Serang, Banten, pada Kamis (12/12/2024).

"Akan saya sampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo bahwa kinerja Kementerian BUMN sangat bagus, karena bisa mendorong BTN dalam programnya. Saya doakan kita semua kompak bekerja sama untuk memberikan perumahan bagi rakyat Indonesia," ujarnya pada sesi sambutan.

Baca juga: Wujudkan Program 3 Juta Rumah, BTN Salurkan KPR 200 Hunian Lebih di Kota Serang 

Maruarar juga mengapresiasi inovasi BTN sebagai BUMN, yang mampu menyalurkan KPR tidak hanya bagi masyarakat berpenghasilan tetap, tetapi juga bagi kelompok pekerja informal.

"Saya apresiasi BTN yang bisa memberikan KPR, contohnya pemilik warung bakso bisa mendapatkan KPR, meski tidak memiliki slip gaji. Ada juga pemilik warung sayur yang bisa mendapatkan KUR," ucapnya.

"Saya doakan kita semua kompak bekerja sama untuk memberikan perumahan bagi rakyat Indonesia," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di era Presiden Prabowo telah mencapai 28.386 unit rumah.

Realisasi tersebut terdiri dari KPR Subsidi maupun Non-subsidi yang dihitung dari 20 Oktober 2024 sampai 5 Desember 2024.

"Adapun realisasi KPR subsidi dan non-subsidi sejak pemerintahan baru, ataupun sejak Pak Maruar Sirait jadi Menteri, kalau kita hitung dari 20 Oktober sampai dengan 5 Desember minggu lalu, sudah sebanyak 28.386 unit di BTN," ungkapnya saat memberikan laporan sebelum sambutan Menteri PKP.

Nixon menjelaskan, untuk KPR subsidi tahun 2024 dimiliki oleh debitur dengan penghasilan rata-rata Rp 3,5 juta.

"Sedangkan rata-rata penghasilan debitur tahun lalu adalah Rp 4,7 juta," ucapnya.

Dengan begitu, Nixon menuturkan, kuota KPR subsidi untuk tahun 2024 sudah habis dan terserap secara keseluruhan.

“Sehingga dengan adanya kuota KPR FLPP Sejahtera, maka sejak minggu lalu sudah habis di BTN, jadi semuanya terserap,” tuturnya.

Baca juga: Dibuka Loker Bank BTN untuk Lulusan D3, Berikut Posisi & Syarat, Pendaftaran Ditutup 31 Januari 2024

Terakhir, dirinya menyebutkan bahwa BTN memiliki target menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) sebanyak 600 ribu hunian pada tahun 2025.

"Hitungan ini terdiri dari 142.769 unit rumah yang sudah dalam tahap penyelesaian dan 489.209 dalam tahap pembiayaan konstruksi," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved