Kota Serang Dibayang-bayangi Bencana Alam pada Pekan Pertama Tahun 2025
BPBD Kota Serang mengingatkan, untuk tetap waspada akan bencana alam di pekan pertama tahun 2025.
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mengingatkan, untuk tetap waspada akan bencana alam di pekan pertama tahun 2025.
Berdasarkan prediksi dari BMKG, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang masih sangat berpotensi terjadi di Kota Serang.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Serang, Topan Wiguna menjelaskan, pihaknya saat ini terus melakukan patroli pada sore hingga malam hari.
Baca juga: Pemkab Lebak Siapkkan Anggaran Rp12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis
"Jadi sejak (25/12/2024) kita rutin melakukan monitoring ke enam kecamatan yang ada di Kota Serang itu setiap hari, mulai pukul 16.00 - 19.00 WIB," ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa (31/12/2024).
"Dan itu nanti akan berlangsung hingga 3 Januari 2025," sambungnya.
Masih kata Topan, alasan pihaknya melakukan patroli pada sore hingga malam hari, sebab peristiwa alam biasanya terjadi di waktu tersebut.
"Kalau kita perhatikan di masa sekarang ini, pagi harinya cerah terus sorenya tiba-tiba gelap lalu hujan dan angin kencang. Itu alasan kita lakukan monitoring setiap sore hingga malam hari, sebab bencana alam itu cenderung terjadi di jam-jam tersebut," paparnya.
Dalam monitoring tersebut, Topan mengungkapkan, pihaknya selalu memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana.
"Contohnya misalkan memperingatkan untuk bersih-bersih, gotong royong, mengindari pepohonan dan reklame bila terjadi hujan, hingga mengindari dataran tinggi yang berpotensi longsor," ucap Topan.
Dirinya lantas menyebut, dalam sepekan terakhir tercatat sejumlah wilayah di Kota Serang mengalami peristiwa kebencanaan seperti pohon tumbang, rumah roboh, banjir, hingga banjir rob.
"Seperti 2 rumah roboh di Kasemen akibat angin kencang, lalu pohon tumbang di sejumlah kecamatan, banjir di Pasar Rau, dan banjir rob di Kasemen yang merendam 50 rumah," ucapnya.
Selain melakukan monitoring hingga 3 Januari 2025, Topan mengaku, pihaknya telah menyiapkan posko kebencanaan yang aktif selama 24 jam.
"Dan untuk posko kebencanaan ini akan kita perpanjang tidak hanya selama periode Nataru, namun bisa hingga Februari 2025," tandasnya.
| Prakiraan BMKG Cuaca Banten Hari Ini, Rabu 3 Juni 2026: Tangerang, Serang, Cilegon, Lebak-Pandeglang |
|
|---|
| INFO Cuaca di Jalur Penyebrangan Pelabuhan Merak-Bakauheni Hari Ini, Rabu 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Prakiraan BMKG Cuaca Banten Hari Selasa 2 Juni 2026: Serang, Cilegon, Lebak, Pandeglang & Tangerang |
|
|---|
| Waspada Potensi Banjir Rob di Banten, Ada Fenomena Fase Super New Moon dan Purnama pada Juni 2026 |
|
|---|
| INFO Cuaca Banten Hari Ini, Senin 1 Juni 2026: Serang, Cilegon, Lebak, Pandeglang hingga Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/terendam-akibat-banjir-rob4.jpg)