Nataru
Isu Megathrust, Cuaca Buruk hingga Pungli Bikin Kunjungan Wisata di Banten Lesu
Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Provinsi Banten selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 lesu.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Provinsi Banten selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 lesu.
Hal itu terjadi lantaran digempur isu megathrust, cuaca buruk hingga pungutan liar (Pungli).
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, per tanggal 24 Desember 2024 sampai 1 Januari 2025, jumlah kunjungan wisatawan hanya mencapai 193.309 orang.
Baca juga: Wisatawan Asal Serang Banten Terseret Ombak di Pantai Wirton Ditemukan Meninggal Dunia
Padahal tahun sebelumnya, di hari yang sama atau saat momen libur natal dan tahun baru, angka kunjungan wisatawan ke Tanah Jawara mencapai 344.700 orang.
Plt Kepala Dispar Banten, Tri Nurtopo mengakui lesunya kunjungan wisatawan ke Banten karena dilanda isu megathrust dan cuaca buruk.
Sehingga wisatawan memilih untuk tidak mendekati pantai.
"Mereka cari suasana baru seperti ke Bandung, Puncak dan tempat-tempat lainnya, karena ada isu itu (Megathrust dan cuaca buruk)," kata Tri melalui sambungan telepon, Kamis (2/1/2025).
Dalam data, Kabupaten Lebak menjadi daerah terbesar penyumbang tertinggi angka kunjungan wisatawan yang mencapai 51.056 orang, disusul Kabupaten Pandeglang mencapai 34.782 orang.
Kemudian kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang mencapai 28.550 orang, lalu Kota Cilegon mencapai 28.752 orang.
Selanjutnya Kota Serang 6.339 wisatawan lalu Kabupaten Tangerang mencapai 9.820 wisatawan, Kota Tangerang Selatan memiliki angka kunjungan cukup tinggi mencapai 33.830 orang.
Sedangkan Kota Tangerang menjadi daerah paling buncit kunjungan wisatawan yang mencapai 180 orang.
Baca juga: Sempat Sepi saat Natal, Pengunjung Pantai Sambolo 2 Anyer Membludak saat Libur Tahun Baru 2025
Menurut Tri, trend Kunjungan harian wisatawan libur Nataru 2024 bersifat fluktuatif dan polanya hampir sama dengan Nataru 2023.
Namun terjadi peningkatan kunjungan saat libur tahun baru atau pada 1 Januari 2025.
"Ya ada peningkatan. Seperti di Anyer pengunjung yang beraktifitas di air mencapai 300 orang," pungkasnya.
| Pengguna Motor Turun, Mobil Naik, 33.910 Orang Menyeberang dari 3 Pelabuhan di Banten Pada H+1 Natal |
|
|---|
| Pemkab Lebak Terapkan WFA untuk ASN 29-31 Desember 2025, Kecuali Pegawai Kesehatan Tetap Berjalan |
|
|---|
| Bupati Pandeglang Ajak Wisatawan Nikmati Liburan Berkesan di Momen Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| Pemkab Pandeglang Keluarkan Surat Edaran Wisata, Tarif Tiket dan Retribusi Harus Sesuai Ketentuan |
|
|---|
| Penyebab Kemacetan di Exit Tol Merak Pagi Tadi : Sopir Tidak Tahu Aturan Truk ke Bojonegara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Foto-Pantai-Sambolo-2-pada-Hari-Natal-25-Desember-2024.jpg)