Virus HMPV Masuk Indonesia, Dinas Kesehatan Ingatkan Warga Cilegon Tetap Waspada

Dinas Kesehatan Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran virus human metapneumovirus (HMPV).

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Human Metapneumovirus (HMPV). Dinas Kesehatan Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran virus human metapneumovirus (HMPV). 

TRIBUNBANTEN.COM - Dinas Kesehatan Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat guna mencegah penyebaran virus human metapneumovirus (HMPV).

Kabid Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Masyarakat Dinas Kesehatan Cilegon, Febri Naldo, menjelaskan bahwa gejala yang ditimbulkan oleh virus HMPV mirip dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti hidung tersumbat, influenza, dan gejala serupa lainnya. 

"Masa inkubasi atau masa penularannya berlangsung antara 3 hingga 6 hari," ujar Febri saat ditemui di kantornya, Jumat (17/1/2025).

Baca juga: Mengenal HMPV, Gejala hingga Cara Mengobati Orang yang Terjangkit Virus HMPV

Virus HMPV dapat menyebar melalui berbagai permukaan yang terkontaminasi, seperti gagang pintu, meja, dan benda-benda lain yang dapat terpapar virus dan masuk ke saluran pernapasan seseorang.

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus virus HMPV di Kota Cilegon, Febri menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan. 

Pihak Dinas Kesehatan Cilegon telah mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau puskesmas, fasilitas kesehatan (faskes), rumah sakit, dan klinik untuk lebih waspada. 

"Kami sudah membuat surat edaran untuk mengimbau puskesmas, faskes kesehatan, rumah sakit, dan klinik agar tetap waspada. Namun sejauh ini, di Kota Cilegon belum ditemukan kasus HMPV," ungkapnya.

Untuk mencegah penularan virus ini, Febri menyarankan beberapa langkah yang perlu dilakukan oleh masyarakat Cilegon

Pertama, apabila merasakan gejala saluran pernapasan, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat agar tidak menimbulkan keresahan. 

"Carilah pusat informasi yang tepat, bisa langsung ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit," tambahnya.

Kedua, masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan pola hidup sehat, seperti berolahraga selama 30 menit setiap hari, menjaga asupan gizi seimbang, dan memastikan tidur yang cukup minimal enam jam setiap malam.

Febri menjelaskan bahwa penyakit HMPV merupakan salah satu jenis penyakit saluran pernapasan yang serupa dengan ISPA dan bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi, anak-anak, hingga orang dewasa. 

Baca juga: Disperindag Cilegon Buka Pelayanan Tera dan Tera Ulang Tahun 2025: Gratis!

"Virus HMPV masih termasuk varian pneumonia yang dapat menyerang siapapun, seperti halnya virus Covid-19, tanpa memandang usia," tandasnya.

Dengan menjalankan pola hidup sehat dan mengikuti imbauan pencegahan, diharapkan masyarakat Kota Cilegon dapat terhindar dari infeksi virus HMPV dan penyakit saluran pernapasan lainnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved