Ramadan 2025

10 Amalan Sunah di Bulan Ramadan 2025, Ada yang Dilakukan 10 Hari Terakhir

Selain ibadah wajib tersebut, terdapat pula amalan-amalan sunah yang dianjurkan selama bulan suci Ramadan.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
SEORANG MUSLIM BERIBADAH- Umat Muslim melakukan salat saat menjalankan ibadah puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (14/3/2024). Iktikaf di masjid adalah salah satu amalan sunah di bulan Ramadan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah amalan-amalan sunah yang bisa dikerjakan di bulan Ramadan.

Di bulan Ramadan, umat muslim melaksanakan puasa wajib selama satu bulan penuh.

Selain ibadah wajib tersebut, terdapat pula amalan-amalan sunah yang dianjurkan selama bulan suci Ramadan.

Apa saja?

Berikut ini kumpulan amalan sunah di bulan Ramadan seperti dikutip dari bali.kemenag.go.id.

1. Makan sahur.

“Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan,” (HR. Bukhari)

2. Menyegerakan berbuka.

“Jika seseorang berpuasa, hendaknya berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air. Sebab, air menyucikan,” (HR. Abu Dawud)

Baca juga: 3 Hotel di Tangerang Banten yang Punya Paket Berbuka Puasa Ramadan 2025 Enak: Ada Promo Spesial

3. Membaca doa berbuka.

4. Saat dalam keadaan berhadas besar disunahkan untuk mandi sebelum terbit fajar.

5. Menjauhi lisan dari perkara yang menggugurkan pahala puasa.

6. Dianjurkan menahan diri dari segala hal yang tak sejalan dengan hikmah puasa.

7. Dianjurkan memperbanyak sedekah

“Siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa tersebut,” (HR. Ahmad).

8. Iktikaf di masjid

Sesungguhnya Nabi Saw melakukan iktikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan sampai Allah mewafatkannya, kemudian istri-istrinya pun melakukannya setelah Nabi Muhammad wafat. (HR. Bukhari)

9. Pengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadan.

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. al-Baqarah: 185)

10. Istikamah melaksanakan amaliah Ramadan, meskipun di luar bulan.

Selain amalan-amalan sunah tersebut, umat muslim juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang membatalkan puasa.

Dikutip dari baznas.go.id, berikut ini delapan hal yang dapat membatalkan puasa:

1. Memasukkan sesuatu ke dalam tubuh dengan sengaja

Salah satu hal yang membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu ke dalam tubuh dengan sengaja.

Hal ini seperti yang disampaikan dalam Al Qur'an, Surat Al-Baqarah ayat 187,  “ … Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam … “

2. Memasukkan sesuatu ke dalam kubul maupun dubur

Selain itu, memasukkan sesuatu ke dalam kubul maupun dubur juga termasuk hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Walaupun berkaitan dengan metode pengobatan, puasa tetap akan batal jika memasukkan sesuatu ke dalam kubul maupun dubur.

Contohnya adalah orang yang mengalami demam tinggi, yang menyebabkan harus dimasukkan obat melalui dubur, maka saat itu pula puasanya akan batal.

3. Muntah dengan sengaja

Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya menqadha puasanya. Dan barang siapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya menqadha puasanya.” (HR. Abu Daud).

4. Melakukan hubungan suami istri

Seperti yang disampaikan dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah Ayat 187, yang berbunyi "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu...".

Untuk pelanggaran atas hal ini, ada ketentuan khusus untuk menggantinya.

Jika seorang muslim melakukan hubungan suami istri ketika berpuasa, maka ia wajib menggantinya dengan memerdekakan budak mukmin.

Jika tidak, ia wajib mengganti puasanya di bulan lain selama dua bulan berturut-turut.

Jika tidak keduanya, ia wajib untuk membayar denda dengan memberi makan orang tak mampu senilai satu mud (0,6 kilogram beras atau tiga per empat liter beras) kepada 60 fakir miskin.

5. Keluar air mani dengan sengaja

Hal ini mengacu pada hadis Bukhari, yang berbunyi Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda: “(Allah Ta’ala berfirman): ketika berpuasa ia meninggalkan makan, minum dan syahwat karena-Ku".

Sementara itu, jika seseorang sekedar membayangkan atau berkhayal lalu keluar mani maka puasanya tidak batal.

Alasannya karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah memaafkan umatku apa yang terbayang dalam hati mereka, selama tidak melakukan atau pun mengungkapnya." (HR. Bukhari, Muslim).

6. Haid dan nifas

Meskipun bukan atas kehendak pribadi dan terjadi secara alamiah, bagi wanita yang sedang berpuasa kemudian mengalami haid, maka puasanya dinyatakan batal.

Begitu juga dengan wanita yang nifas. Bagi wanita yang mengalami kejadian ini hendaknya mengganti puasa di lain hari.

Hal ini mengacu pada hadis Bukhari, yang berbunyi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Bukankah kalau wanita tersebut haidh, dia tidak shalat dan juga tidak menunaikan puasa?” Para wanita menjawab, “Betul.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Itulah kekurangan agama wanita.

7. Gila

Gila atau hilang akal juga membatalkan puasa.

Puasa seorang mukmin yang gila atau hilang akan otomatis batal.

Karena, salah satu syarat wajib puasa adalah berakal sehat.

8. Keluar dari Islam atau murtad

Pernyataan atau perbuatan yang menyiratkan seseorang keluar dari Islam atau murtad menjadi salah satu penyebab batalnya puasa.

Misalnya, seorang muslim ketika berpuasa ia mengingkari keesaan Allah, maka puasanya dinyatakan batal.

Demikian hal-hal yang membatalkan puasa.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved