Usai Dibangun Secara Swadaya, Warga Panggarangan-Lebak Nikmati Jalan Beton Pada Momen Lebaran 2025

Warga Kampung Panggarangan, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Lebak, sekarang sudah bisa menikmati akses jalan beton di momen Lebaran 2025.

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Misbahudin
Warga Kampung Panggarangan, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Lebak, sekarang ini sudah bisa menikmati akses jalan beton pada momen Hari Raya Idul Fitri 2025. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Warga Kampung Panggarangan, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Lebak, saat ini sudah bisa menikmati akses jalan beton pada momen Lebaran Idul Fitri 2025

Sebelumnya, warga gotong royong membangun jalan beton dari hasil swadaya pada saat bulan Ramadhan, sepanjang 700 meter. 

Warga menargetkan jalan yang dibangun tersebut, bisa digunakan pada momen Lebaran Idul Fitri 2025.

Baca juga: Kades dan Warga Panggarangan-Lebak Saling Sindir Soal Pembangunan Jalan Beton dari Hasil Swadaya

Jalan tersebut saat ini sudah bagus, setelah 10 tahun lamanya tidak pernah mendapatkan pembangunan dari pemerintah desa, maupun pemerintah daerah. 

Menurut pantauan TribunBanten.com di lokasi, akses jalan yang dibangun secara swadaya tersebut tampak mulus dan bersih. 

Bahkan pengdara roda dua saat melintas juga terlihat tersenyum, tanpa harus memainkan pinggangnya menghindari jalan rusak. 

 

 

Salah seorang warga Panggarangan bernama Eman Cula menyampaikan, bahwa jalan yang sebelumnya dibangun secara swadaya sekarang sudah bisa dinikmati oleh warga. 

"Alhamdulillah sudah bisa dinikmati semua warga, karena sebelumnya kami menargetkan bisa digunakan Lebaran," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Kamis (3/4/2025).

Menurutnya, banyak warga yang bersyukur bisa menggunakan akses jalan bagus sekarang ini. 

"Sangat senang, karena kami sudah lama tidak punya jalan bagus seperti sekarang ini. Makanya banyak warga yang bersyukur," ujarnya. 

Dia mengatakan, angaran yang terkumpul murni dari warga, tanpa adanya bantuan dari pemerintah desa. 

Baca juga: Puasa Syawal Dikerjakan secara Berurutan atau Tidak? Begini Penjelasannya

Bantuan yang dikumpulkan seperti semen, pasir, batu dan uang. 

"Murni warga itu mah, gak ada satu pemerintahan termasuk desa."

"Dan Alhamdulillah warga sangat suport juga," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved