Tips Aman Berkendara saat Arus Balik Lebaran 2025, Ini Hal-hal yang Harus Diperhatikan
Agar para pemudik bisa selamat sampai tujuan dalam arus balik Lebaran 2025 di tengah cuaca ekstrem, berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan.
TRIBUNBANTEN.COM - Simak tips aman berkendara saat arus balik Lebaran 2025 berikut ini.
Saat merayakan Lebaran, umat muslim di Indonesia memiliki tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman.
Setelah merayakan Lebaran di kampung halaman bersama keluarga, kini para pemudik mulai kembali ke perantauan.

Puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi berlangsung mulai hari ini, Sabtu 5 April 2025.
Dalam mempersiapkan arus balik, ada hal-hal yang harus diperhatikan pemudik sebelum kembali ke perantauan.
Seperti yang diketahui, salah satu hal yang menghambat perjalanan adalah cuaca ekstrem.
Agar para pemudik bisa selamat sampai tujuan dalam arus balik Lebaran 2025 di tengah cuaca ekstrem, berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan.
Baca juga: 5 Tips Memasak Ketupat agar Cepat Matang dan Tidak Mudah Basi
Baca juga: 35 Pantun Halalbihalal Lebaran 2025 Paling Menghibur, Cocok untuk Acara Bersama Keluarga dan Sahabat
1. Periksa Cuaca Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan, selalu periksa ramalan cuaca untuk mengantisipasi kondisi ekstrem seperti hujan lebat atau angin kencang.
Ini membantu Anda mempersiapkan diri dan kendaraan dengan lebih baik.
Pastikan rute perjalanan Anda tersebut memang aman dilintasi.
Di saat cuaca buruk, kadang ada beberapa lokasi yang rawan longsor dan pohon tumbang.
2. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
Hal yang tak kalah penting adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, terutama rem dan ban.
Pastikan tekanan ban sesuai dan tapak ban tidak aus.
Kondisi kendaraan yang baik sangat penting saat berkendara dalam cuaca buruk.
3. Gunakan Lampu Kendaraan
Saat berkendara dalam cuaca buruk, seperti hujan atau kabut, nyalakan lampu kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.
Pastikan lampu depan dan belakang berfungsi dengan baik.
Ini bertujuan untuk memudahkan pengendara lain melihat keberadaan Anda.
Jangan sampai karena kabut atau hujan deras, pengendara lain tidak melihat Anda, dan bisa menimbulkan mara bahaya.
4. Jaga Jarak Aman
Dalam kondisi jalan yang licin atau visibilitas rendah, penting untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Ini memberikan waktu lebih untuk bereaksi jika terjadi situasi darurat.
Bila melintas di jalur tanjakan, perhatikan baik-baik posisi kendaraan Anda.
Jangan terlalu dekat dengan kendaraan yang berada di bagian depan.
Hal ini mengantisipasi kendaraan di depan Anda tiba-tiba mundur karena tak mampu menanjak.
5. Kurangi Kecepatan
Berkendara lebih lambat dari biasanya akan membantu Anda mengontrol kendaraan dengan lebih baik saat menghadapi kondisi jalan yang tidak ideal.
Kecepatan yang lebih rendah juga mengurangi risiko kecelakaan.
Jangan terlalu ngebut di jalanan yang licin dan berliku.
Pastikan melihat setiap sisi sebelum memotong kendaraan lain.
6. Hindari Mengemudi Saat Lelah
Jika merasa lelah atau mengantuk, berhenti di rest area untuk istirahat.
Kelelahan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
Siapkan Perlengkapan Darurat
Bawa perlengkapan darurat seperti senter, air minum, makanan ringan, dan selimut.
Ini berguna jika Anda terjebak dalam kemacetan atau mengalami masalah di jalan.(ray/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Daftar Tim Lolos ke Babak 8 Besar Piala Dunia Voli U21 2025, Bagaimana Nasib Voli Putra Indonesia? |
![]() |
---|
Awas Macet! Ini Titik Demo 28 Agustus di Jakarta, Hindari Empat Jalan di Kawasan Ini |
![]() |
---|
Hasil Piala Dunia Voli U21 2025: Timnas Indonesia Bekuk Puerto Riko 3-0, Siap Tantang Brasil |
![]() |
---|
Jadi Pemain Termahal di Super League, Segini Gaji Thom Haye per Bulan di Persib Bandung |
![]() |
---|
Demo 28 Agustus 2025: Ini Titik Kumpul dan Rute Aksi Buruh di Jakarta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.