Kebakaran Hari Ini, Warteg di Cilegon Dilalap Si Jago Merah, 4 Orang Jadi Korban

Kebakaran hari ini melanda sebuah warteg yang berlokasi di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon pada Selasa, (15/4/2025).

Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
Kebakaran hari ini melanda sebuah warteg yang berlokasi di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon pada Selasa, (15/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kebakaran hari ini melanda sebuah warteg yang berlokasi di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon pada Selasa, (15/4/2025).

Pantauan TribunBanten.com di lokasi, kobaran api menghanguskan hampir seluruh warteg serta etalase tempat penyajian makanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran itu diduga akibat selang regulator pada tabung gas 3 kilogram yang menghubungkan ke kompor mengalami kebocoran.

Baca juga: Gegara Lupa Matikan Kompor, Rumah di Lengkong Karya Kota Tangsel Ludes Terbakar: Pemilik Tewas

Panit Opsnal Polsek Cilegon, Ipda Tubagus Izuwaini mengatakan, akibat regulator tabung gas mengalami kebocoran itu memicu ledakan dan kobaran api langsung membesar.

"Jadi lagi masak, entah bagaimana kebocoran gas kemudian meledak," ujar Izuwaini kepada awak media, Selasa, (15/4/2025).

Dikatakan Izuwaini, peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB.

Kemudian, kata Dia, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Cilegon menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Untuk korban, kata Dia, ada 4 orang yakni di antaranya suami dan istri pemilik warteg dan satu orang anak, serta satu orang pembantu.

Keempat orang itu, kata Izuwaini, mengalami luka bakar serius dan sudah dilarikan ke rumah sakit kurnia, Kota Cilegon.

"Semua korban sudah di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Paling parah itu korban suami dan istri mengalami luka bakar hampir 90 persen," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, kata Izuwaini, rumah makan warteg itu mengalami sejumlah kerusakan pada area dapur.

Bahkan, kata Dia, etalase tempat penyajian makanan pun mengalami kerusakan.

Sehingga, makanan yang tersedia hangus terbakar dan dilarang dikonsumsi.

"Kerusakan materil dapur, atapnya jebol berikut makanannya yang ada sudah kotor karena terkena APAR," ungkapnya.

Saat ini, Warteg tersebut telah di pasang garis  polisi dan sejumlah tabung gas berukuran 3 kilogram juga turut diamankan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved