Wisata Pantai Sambolo Anyer Serang-Banten Sepi Pengunjung, Penyewa Ban Mengeluh 

Memasuki hari terakhir pada libur panjang atau long weekend sejak Sabtu, (10/5) hingga Selasa, (13/5/2025), kondisi pantai sambolo Anyer, Kabupaten S

TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
WISATA - Suasana di pantai Sambolo, Anyer, Kabupaten Serang, Banten terlihat sepi pengunjung. Selasa, (13/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Memasuki hari terakhir pada libur panjang atau long weekend sejak Sabtu, (10/5) hingga Selasa, (13/5/2025), kondisi pantai Sambolo Anyer, Kabupaten Serang mulai sepi pengunjung.

Sepinya pengunjung tersebut berdampak pada warga yang berprofesi sebagai penyedia sewa ban.

Salah satu warga yang berprofesi tukang sewa ban bernama Asep Saepudin mengaku, pada Selasa, (13/5/2025) pengunjung di pantai Sambolo mulai sepi.

Hal tersebut membuatnya gigit jari lantaran pendapatan hasil sewa ban nya berkurang drastis.

"Sepi sekarang mah, paling hanya segelintir orang, itu pun belum tentu semuanya sewa ban," keluh Asep, Selasa, (13/5/2025).

Baca juga: Jalur Wisata JLS Cilegon-Anyer Diberlakukan One Way, Peningkatan Kendaraan Terjadi saat Long Weekend

Asep menuturkan, dua hari sebelumnya saat libur panjang ada kenaikan pengunjung di pantai Sambolo.

Tetapi, kata Asep, peningkatan pengunjung tersebut tidak terlihat signifikan jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau kemarin masih ramai, di hari pertama libur panjang dari Sabtu sampai Minggu, hingga Senin, sekarang sudah sepi," katanya.

Dikatakan Asep, dalam sehari, jika sedang ramai pengunjung dirinya bisa mengantongi uang hasil sewa ban sebesar Rp 300 Ribu.

Sedangkan saat sepi, kata Asep, dirinya hanya bisa mengantongi uang hasil sewa ban tersebut sebesar Rp 50 Ribu.

Baca juga: Dukung Program Presiden Prabowo, Aston Anyer Bagikan Ratusan Paket MBG di SDN Kosambi

"Alhamdulillah disyukuri saja, kalau saya punya sendiri, jadi tidak ada setoran," ucapnya.

Asep menceritakan, dirinya menjadi profesi tukang sewa ban ini dilakoninya sejak 2022 silam.

Sebelum berprofesi tukang sewa ban, kata Asep, dirinya menjadi seorang pekerja proyek bangunan.

"Saya asli Anyer, sekarang susah cari pekerjaan, sejak saya berhenti kerja proyek saya milih hidup di pantai jadi tukang sewa ban," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved