Jadwal, Tata Cara dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2025

Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah 9 Dzulhijjah akan dilaksanakan pada 4 dan 5 Juni 2025.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
ahmad tajudin
SALAT IDUL ADHA- Suasana Salat Idul Adha di Masjid Raya Al Bantani, Kota Serang, Kamis (29/6/2023). Pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada 28 Mei 2025. Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah bertepatan pada Jumat, 6 Juni 2025. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tak terasa sebentar lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha 1446 Hijriah.

Pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada 28 Mei 2025.

Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah bertepatan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Dengan demikian, maka puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah 9 Dzulhijjah akan dilaksanakan pada 4 dan 5 Juni 2025.

Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah sebelum Hari Raya Idul Adha memiliki banyak keutamaan.

Lantas bagaimana tata cara pelaksanaan dan kapan bisa dilaksanakan?

Baca juga: 5 Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2025 tentang Hikmah dan Keutamaan Ibadah Kurban

Baca juga: 9 Destinasi Wisata Keren dan Indah di Serang Banten untuk Piknik saat Libur Lebaran Idul Adha 2025

Tata Cara Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Menurut sebuah hadits puasa ini bisa menghapus dosa dua tahun, setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.

Keutamaan puasa Arafah ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Qatadah RA. 

Redaksi hadits cukup panjang karena menceritakan jenis-jenis puasa dan keutamaannya. Di akhir hadits Rasulullah SAW bersabda, "...sedangkan puasa pada hari Arafah, aku memohon pada Allah agar puasa itu bisa menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.." (HR Muslim)

Adapun, sama seperti puasa lainnya, tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah tidak berbeda jauh dengan puasa sunnah lainnya. Mengutip Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah oleh Muhammad Ibrahim, berikut tata caranya:

1. Melafalkan niat

Niat puasa Tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala."

Niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Arafah lillahi ta'âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah ta'ala."

2. Sahur

Sahur dilakukan pada waktu hendak subuh dan sebelum imsak.

3. Menahan diri

Mengerjakan puasa dengan menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum dan lainnya.

4. Menjaga diri

Rasulullah SAW:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعِ وَالْعَطَشِ (رواه النسائي وابن ماجه من حديث أبي هريرة)

Artinya: "Banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan kehausan" (HR an-Nasa'i dan Ibnu Majah dari riwayat hadits Abu Hurairah ra). (Abul Fadl al-'Iraqi, al-Mughni 'an Hamil Asfâr, [Riyad: Maktabah Thabariyyah, 1414 H/1995 M], juz I, h. 186).

5. Segera berbuka puasa

Segera berbuka puasa saat adzan Maghrib sangat dianjurkan bagi yang menjalankan ibadah puasa.

Fadhilah Puasa Tarwiyah dan Arafah

Kedua puasa ini sangat dianjurkan kecuali bagi orang-orang yang sedang menjalankan ibadah haji. Kembali menukil buku yang ditulis oleh Muhammad Ibrahim, berikut keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah:

  • Menghapuskan dosa setahun sebelum dan sesudahnya.
  • Pembebas dari api neraka.
  • Dikabulkannya doa.
  • Sama dengan bersedekah 1000 unta dan kuda.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah

Zulhijah merupakan satu di antara bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Karena itu Dzulhijjah adalah bulan yang dinanti umat Islam. 

Bukan hanya bertepatan dengan momentum haji atau Hari Raya Idul Adha, pada bulan itu terdapat puasa sunah yang memiliki banyak keutamaan. Yakni puasa Tarwiyah dan Arafah.

Puasa ini sekaligus untuk menghormati umat islam yang sedang menunaikan ibadah haji khususnya wukuf di Padang Arafah.

Mulai dari hari Arafah yang menjadi waktu wukuf jemaah haji, Hari Raya Idul Adha, hingga 1 Muharram atau Tahun Baru Islam. 

Zulhijah merupakan satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Karena itu Dzulhijjah adalah bulan yang dinanti umat Islam. 

Bukan hanya bertepatan dengan momentum haji atau Hari Raya Idul Adha, pada bulan itu terdapat puasa sunah yang memiliki banyak keutamaan. Yakni puasa Tarwiyah dan Arafah.

Puasa ini sekaligus untuk menghormati umat islam yang sedang menunaikan ibadah haji khususnya wukuf di Padang Arafah.

Baca juga: Kapan Puasa Arafah 1445 H/2024? Keutamannya Dapat Menghapus Dosa yang Lalu dan akan Datang

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Sedangkan puasa Arafah dilaksanakan sehari setelahnya, yakni setiap tanggal 9 Dzulhijjah.

Kamudian pada 10 Dzulhijjah, umat Islam dilarang untuk berpuasa karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. 

Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved