Wisata Banten

Bali, Raja Ampat, Maldives? Bukan, Pulau Terindah Bak Setetes Surga Ini Ada di Banten

Berikut adalah rekomendasi destinasi wisata pulau terindah di Provinsi Banten yang wajib kamu kunjungi.

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
capture video Instagram @sep.maul
Berikut adalah rekomendasi wisata yang sanga-sangat indah di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, yaitu Pulau Tinjil. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut adalah rekomendasi destinasi wisata pulau terindah di Provinsi Banten yang wajib kamu kunjungi.

Saking indahnya, wisata pulau terindah di Banten ini terlihat bak setetes surga yang jatuh ke dunia. 

Ya, destinasi wisata pulau terindah di Provinsi Banten ini adalah Pulau Tinjil.

Baca juga: Keindahan Negeri di Atas Awan Citorek, Jadi Destinasi Wisata Top di Lebak Banten

Pulau Tinjul menjadi salah satu destinasi wisata alam yang memukau di Provinsi Banten.

Sejumlah pulau di Provinsi Banten terkenal dengan pantai pasir putihnya yang masih biru alami, termasuk Pulau Tinjil.

Bahkan, keindahan pantai di Pulau Tinjil tidak kalah dengan dengan keindahan pantai di pulau-pulau yang ada di Maladewa atau Maldives

Wisata ini cocok buat tribuners yang berencana untuk liburan seru bareng keluarga atau sahabat.

Pulau Tinjil merupakan destinasi wisata yang sangat-sangat indah di Provinsi Banten.

Destinasi wisata Pulau Tinjil masih sangat alami, karena jarang dikunjungi pelancong atau wisatawan.

Kolase foto potrait Pulau Tinjil yang tampah begitu indah.
Kolase foto potrait Pulau Tinjil yang tampah begitu indah. (capture video Instagram @sep.maul)

Pulau Tinjil adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Samudra Hindia. 

Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Pulau Tinjil memiliki bentuk yang memanjang dari Timur Laut hingga ke Barat Daya, dengan morfologi datar dan permukaan pada bagian timur hingga tengah dan semakin ke barat berubah menjadi kasar yang disertai dengan adanya bukit kecil. 

Lahan merupakan hutan rapat dengan sebagian kecil lahan terbuka di pinggir pantai. 

Vegetasi yang dapat dijumpai di pulau ini adalah ketapang, melinjo, sawo hutan, nipah, dll. 

Geologi Pulau Tinjil tersusun oleh terumbu karang dan pada terdapat 3 lapisan batuan yang didapatkan dari hasil pengukuran geolistrik. 

Bagian atas berupa lapisan pasir pantai dan batu gamping lapuk, bagian tengah berupa lapisan batu gamping, dan bagian bawah berupa lapisan lempung.

Jadi Lokasi Pengembangbiakan Alami Monyet Ekor Panjang 

Sejak tahun 1988, Pulau Tinjil telah digunakan sebagai lokasi pengembangbiakan secara alami dari spesies monyet ekor panjang. 

Pada awalnya, sebanyak 520 ekor induk monyet ekor panjang dari Palembang, Jawa Barat, Banten, serta Lampung dimasukkan ke dalam pulau ini.

Pengelolaan monyet ekor panjang tersebut dilakukan oleh Pusat Studi Satwa Primata (PSSP), Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diperuntukkan bagi penangkaran, sarana pendidikan, penelitian, dan pelatihan bagi mahasiswa dan staf dalam dan luar IPB yang memeliki ketertarikan dalam bidang primatologi.

Monyet yang ditangkarkan tersebut akan dipanen untuk dijadikan hewan percobaan dengan kualitas genetis yang tinggi, baik untuk penelitian di dalam maupun luar negeri. 

Selain spesies monyet ekor panjang, primata lain yang juga dikembangbiakan di pulau ini adalah beruk.

Adanya penangkaran monyet di pulau ini menyebabkan orang-orang yang datang untuk berkunjung harus menjalani pemeriksaan kesehatan agar tidak menularkan penyakit kepada populasi monyet yang bebas beberapa jenis patogen atau virus, seperti tuberkulosis (TBC) dan simian retrovirus (SRV). 

Para calon pengunjung harus menjalani pemeriksaan kesehatan di Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik sebelum menyeberang ke Pulau Tinjil.

Selain monyet ekor panjang, pulau tersebut juga merupakan habitat bagi banyak populasi biawak yang sering terlihat di hutan, pantai, maupun sekitar pondok.

Cara menuju Pulau Tinjil

Bagi tribuners yang ingin mengunjungi Pulau Tinjil, enaknya ramai-ramai, kurang lebih lebih 10 sampai 15 orang.

Tribuners bersama rombongan bisa langsung mendatangi Pelabuhan Binuangen di wilayah Wanasalam Kabupaten Lebak. 

Di Pelabuhan Binuangen, tribuners bisa menyewa kapal nelayan, untuk mengantar penyeberangan ke Pulau Tinjil

Perjalanan laut dari Pelabuhan Binuangen ke Pulau Tinjil memakan waktu tempuh selama kurang lebih 2 jam. 

Baca juga: Indahnya Pulau Peucang, Bak Surga Tersembunyi di Ujung Banten, Pasir Pantainya Sehalus Terigu

Pejalanan jauh ini akan terbayarkan ketika tribuners sampai di Pulau Tinjil

Keindahan Pulau Tinjil dijamin akan membuat kamu terpukau akan keindahannya.

Selamat berwisata! 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved